Saat Pandemi Ojol Menjadi Tumpuan Sumber Pekerjaan

Rabu, 12 Oktober 2022 - 18:34 WIB
Tingginya minat masyarakat menekuni pekerjaan menjadi driver ojol tidak lain karena tingginya kebutuhan terhadap jasa ojol. Ojol sudah menjadi moda transportasi konsumen dari rumah menuju pusat-pusat aktivitas. Moda transportasi ini dianggap lebih praktis dan lebih cepat dibandingkan angkutan umum lainnya.

Selain potensi pengguna itu, menurut Huda, sebagian besar masyarakat memilih pekerjaan driver ojol karena pertimbangan waktu, sangat fleksibel. Para mitra driver bisa menentukan waktu bekerja dan target pendapatan sendiri.

Akan tetapi masa pandemi semakin mendorong para driver ojol untuk lebih aktif dan lebih lama beroperasi untuk menjaga tingkat pendapatannya yang tergerus oleh dampak pandemi. “Kenyataannya banyak dari driver yang bekerja antara 8-12 jam. Jika durasi bekerja sudah selama itu, maka bisa disebut mitra driver sudah menjadikan ojol sebagai pekerjaan utama,” kata Huda, Rabu (12/10/2022).

Menurut Huda, jika mayoritas yang disurvei oleh Kemenhub adalah yang telah bergabung menjadi pengemudi ojol sebelum pandemi, jumlah driver yang menyatakan telah menjadikan driver ojol sebagai pekerjaan utama tentu persentasenya akan lebih besar lagi.

“Dari survei kami di tahun 2019, atau sebelum pandemi, sebagian besar responden sudah menjadikan driver ojol sebagai pekerjaan utama, apalagi sekarang,” ungkap Huda.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!