Pengusaha: Iklim Investasi Indonesia Belum Semenarik Negara ASEAN Lain
Minggu, 05 Juli 2020 - 21:10 WIB
Shinta melanjutkan, dari segi kecepatan respons dan usaha penanggulangan pandemi Covid-19, Indonesia juga dinilai kurang mumpuni, dibanding Vietnam, Malaysia, Thailand dan banyak negara ASEAN lainnya. "Dari 4 aspek di atas, kita bisa menilai diperlukan reformasi regulasi, kebijakan dan juga mengarah pada perbaikan iklim investasi," imbuhnya.
(Baca Juga: Pulihkan Ekonomi Saat Pandemi, Pemerintah Berbenah Sambut Investor Baru )
Menurut Shinta, realiasi Rancangan Undang-Undang Cipta Kerja (RUU Cipta Kerja) diyakini akan menjadi daya tarik bagi investor. Hal ini dinantikan implementasinya oleh kalangan pengusaha.
"Ini kuncinya di Omnibus Law RUU Cipta Kerja sebagai strategi penting untuk memberikan reformasi ekonomi, kemudahan investasi dan memperluas penciptaan lapangan kerja terutama agar kita bisa build back dan recover dari pandemi," tandasnya.
(Baca Juga: Pulihkan Ekonomi Saat Pandemi, Pemerintah Berbenah Sambut Investor Baru )
Menurut Shinta, realiasi Rancangan Undang-Undang Cipta Kerja (RUU Cipta Kerja) diyakini akan menjadi daya tarik bagi investor. Hal ini dinantikan implementasinya oleh kalangan pengusaha.
"Ini kuncinya di Omnibus Law RUU Cipta Kerja sebagai strategi penting untuk memberikan reformasi ekonomi, kemudahan investasi dan memperluas penciptaan lapangan kerja terutama agar kita bisa build back dan recover dari pandemi," tandasnya.
(akr)
Lihat Juga :