Dituding Anti-Yahudi, Kanye West Punya Harta Rp60 Triliun dari Bisnisnya

Sabtu, 15 Oktober 2022 - 13:45 WIB
Gara-gara itu, JP Morgan Chase, raksasa perbankan Amerika Serikat, memutus kontraknya dengan rapper dan desainer Kanye West, yang menggunakan nama Ye dan merek Yeezy.

Sebuah surat yang diterima BBC tertanggal 20 September mengungkap pemutusan kontrak itu. Dalam surat itu, bank memberi waktu kepada West hingga 21 November untuk mentransfer bisnisnya.

West memang pernah juga mengkritik kepemimpinan JP Morgan dan mengatakan mereka tidak akan memberinya akses ke kepala eksekutif bank Jamie Dimon. Kepada Bloomberg West menegaskan bahwa dia memutuskan hubungan dengan mitra perusahaannya dan "sudah waktunya bagi saya untuk melakukannya sendiri".

Bisnis penyanyi yang terkenal dengan album The College Dropout ini memang tengah mendapat cobaan. Adidas, salah satu mitra bisnisnya, mengatakan sedang meninjau kesepakatannya dengan West.

"Adidas tidak menyebutkan dasar peninjuan itu, tetapi hanya mengatakan kemitraan yang sukses berakar pada rasa saling menghormati dan nilai-nilai bersama," tulis BBC, dikutip Sabtu (15/10/2022). Padahal, kemitraan Adidas dengan Yeezy adalah salah satu kolaborasi paling sukses dalam sejarah Adidas.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!