Waduh, Ekspor Mobil Indonesia Kalah Telak dari Thailand
Senin, 06 Juli 2020 - 19:55 WIB
Kukuh juga menambahkan, Indonesia perlu meningkatkan sistem sertifikasi pengujian. Sebab, selama ini banyak uji sertifikasi mobil produksi Indonesia dilakukan di luar negeri. Tak hanya perlu memperbanyak fasilitas uji sertifikasi kendaraan, menurutnya uji sertifikasi komponen juga perlu ditingkatkan. Pasalnya, jumlah kendaraan yang beredar sudah semakin luas. (Lihat grafis:
Industri Automotif Rontok Dihantam Pandemi Covid-19)
"Bukan sekedar kendaraannya saja, tapi komponennya pun juga harus ada fasilitas ujinya. Kalau ada fasilitas uji komponen kendaran bermotor kelas dunia, ini potensi industri komponen otomotif Indonesia juga bisa jadi pemain global. Yang tidak terbayangkan, selama ini hanya pikir jual mobilnya, tapi berapa banyak komponen yang dijual untuk after market. Indonesia udah ekspor ke 80 negara di dunia kendaraan bermotor utuh CBU," paparnya.
Industri Automotif Rontok Dihantam Pandemi Covid-19)
"Bukan sekedar kendaraannya saja, tapi komponennya pun juga harus ada fasilitas ujinya. Kalau ada fasilitas uji komponen kendaran bermotor kelas dunia, ini potensi industri komponen otomotif Indonesia juga bisa jadi pemain global. Yang tidak terbayangkan, selama ini hanya pikir jual mobilnya, tapi berapa banyak komponen yang dijual untuk after market. Indonesia udah ekspor ke 80 negara di dunia kendaraan bermotor utuh CBU," paparnya.
(akr)
Lihat Juga :