Sri Mulyani: Dunia Idap Inflasi Kronis Terburuk dalam 40 Tahun
Selasa, 25 Oktober 2022 - 20:57 WIB
"Kenaikan sebuah suku bunga policy seperti ini bukanlah sesuatu yang sepele. Di seluruh dunia, di negara maju ini akan menimbulkan dampak dan memang itu yang diinginkan, yaitu dampak untuk melemahkan demand supaya supply-nya bisa kerja dulu. Ini supaya inflasinya turun," tandas Sri.
Baca Juga: Sri Mulyani Beri Sinyal Tanda Bahaya: APBN Tidak Boleh Sakit
Meski demikian, kenaikan suku bunga yang menyebabkan dan menciptakan potensi terjadinya pelemahan demand perlu dicermati. Menkeu menyatakan, kondisi ini dapat menyebabkan resesi.
"Kalau resesinya datang lebih dulu tapi inflasinya belum turun, maka yang terjadi ekonominya adalah resesi tambah inflasi. Namanya stagflasi. Itu yang tidak diinginkan," tutup Sri Mulyani.
Baca Juga: Sri Mulyani Beri Sinyal Tanda Bahaya: APBN Tidak Boleh Sakit
Meski demikian, kenaikan suku bunga yang menyebabkan dan menciptakan potensi terjadinya pelemahan demand perlu dicermati. Menkeu menyatakan, kondisi ini dapat menyebabkan resesi.
"Kalau resesinya datang lebih dulu tapi inflasinya belum turun, maka yang terjadi ekonominya adalah resesi tambah inflasi. Namanya stagflasi. Itu yang tidak diinginkan," tutup Sri Mulyani.
(nng)
Lihat Juga :