Menanti Pengumuman Suku Bunga The Fed, Rupiah Lesu Darah
Rabu, 02 November 2022 - 20:24 WIB
"Sejauh ini tekanan masih terus menyelimuti pergerakan pasar keuangan ke depan. Pada dasarnya pasar sudah memperhitungkan (priced in) rencana kenaikan bunga acuan The Fed. Akan tetapi arah kebijakan selanjutnya setelah kenaikan suku bunga, akan lebih menentukan kemana pergerakan pasar keuangan," bebernya.
Baca juga: Dibuka Perkasa, IHSG Hari Ini Ditutup Tak Berdaya di 7.015
Sikap hawkish yang mencuat, kata Gunawan, akan membuat pasar keuangan dalam tekanan yang lebih besar nantinya. Ditambah jika agresifitasnya juga naik.
Tekanan lainnya seperti tren kenaikan harga minyak mentah dunia, ditambah dengan geopolitik yang turut mengancam kenaikan harga pangan dan mendorong harga komoditas lainnya, secara tidak langsung juga akan turut menekan pasar keuangan.
Lebih lanjut, Gunawan juga menyoroti kinerja harga emas pada hari ini yang menguat di level USD1.657 per ons troy. Dengan pelemahan rupiah dan kenaikan harga emas global, kata dia, maka harga emas di Tanah Air juga mengalami kenaikan. “Saat ini harga emas ditransaksikan di kisaran harga Rp836.000 per gramnya," pungkasnya.
Baca juga: Dibuka Perkasa, IHSG Hari Ini Ditutup Tak Berdaya di 7.015
Sikap hawkish yang mencuat, kata Gunawan, akan membuat pasar keuangan dalam tekanan yang lebih besar nantinya. Ditambah jika agresifitasnya juga naik.
Tekanan lainnya seperti tren kenaikan harga minyak mentah dunia, ditambah dengan geopolitik yang turut mengancam kenaikan harga pangan dan mendorong harga komoditas lainnya, secara tidak langsung juga akan turut menekan pasar keuangan.
Lebih lanjut, Gunawan juga menyoroti kinerja harga emas pada hari ini yang menguat di level USD1.657 per ons troy. Dengan pelemahan rupiah dan kenaikan harga emas global, kata dia, maka harga emas di Tanah Air juga mengalami kenaikan. “Saat ini harga emas ditransaksikan di kisaran harga Rp836.000 per gramnya," pungkasnya.
(ind)
Lihat Juga :