Tips MotionTrade: 3 Perbedaan antara Capital Gain dan Dividen
Jum'at, 04 November 2022 - 15:23 WIB
1. Waktu Perolehan
Pembagian dividen biasanya dilakukan setahun sekali yang besarannya ditetapkan dalam keputusan RUPS. Namun, ada juga perusahaan yang membagikan dividen interim yaitu imbal hasil sementara yang dibagikan ke investor secara berkala selama tahun berjalan. Sementara itu, capital gain didapat saat investor menjual sahamnya ketika harganya mengalami kenaikan.
2. Jumlah Pendapatan
Berdasarkan segi jumlah pendapatan, besaran dividen ditentukan saat RUPS. Adapun jumlah imbal hasil yang didapat tergantung jumlah lot saham yang dimiliki investor. Sebagai contoh, pembagian dividen Rp 50/ lembar. Apabila Anda memiliki 100 lot atau 10.000 lembar saham, maka dividen yang akan didapatkan adalah Rp 500.000,-.
Baca Juga: Tips MotionTrade: Kenali 5 Jenis Saham Ini!
Perhitungannya berbeda dengan capital gain yang ditentukan dari harga pembelian dan penjualan saham tersebut. Semakin besar selisih keduanya, maka Anda akan memperoleh capital gain yang semakin besar. Sebagai contoh, Anda membeli saham di harga 5 juta rupiah kemudian menjual di harga 6 juta rupiah, maka capital gain yang Anda dapatkan adalah sebesar 1 juta rupiah.
Pembagian dividen biasanya dilakukan setahun sekali yang besarannya ditetapkan dalam keputusan RUPS. Namun, ada juga perusahaan yang membagikan dividen interim yaitu imbal hasil sementara yang dibagikan ke investor secara berkala selama tahun berjalan. Sementara itu, capital gain didapat saat investor menjual sahamnya ketika harganya mengalami kenaikan.
2. Jumlah Pendapatan
Berdasarkan segi jumlah pendapatan, besaran dividen ditentukan saat RUPS. Adapun jumlah imbal hasil yang didapat tergantung jumlah lot saham yang dimiliki investor. Sebagai contoh, pembagian dividen Rp 50/ lembar. Apabila Anda memiliki 100 lot atau 10.000 lembar saham, maka dividen yang akan didapatkan adalah Rp 500.000,-.
Baca Juga: Tips MotionTrade: Kenali 5 Jenis Saham Ini!
Perhitungannya berbeda dengan capital gain yang ditentukan dari harga pembelian dan penjualan saham tersebut. Semakin besar selisih keduanya, maka Anda akan memperoleh capital gain yang semakin besar. Sebagai contoh, Anda membeli saham di harga 5 juta rupiah kemudian menjual di harga 6 juta rupiah, maka capital gain yang Anda dapatkan adalah sebesar 1 juta rupiah.
Lihat Juga :