Permudah Transaksi Properti, Begini Penerapan Teknologi Blockchain di Industri Real Estat
Jum'at, 04 November 2022 - 21:21 WIB
Baca juga: Program DP 0% untuk Kredit Properti dan Kendaraan Dilanjut hingga Desember 2023
Bagi RET, ini merupakan kerja sama pertama langsung dengan perusahaan pengembang properti. Kemitraan ini diharapkan dapat menjadi bentuk nyata dan contoh adopsi blockchain di Indonesia khususnya pada real estat.
Salah satu kerja sama yang dilakukan adalah bagaimana nantinya transaksi properti yang dilakukan oleh Aparthouse dapat menggunakan RET sebagai ekosistem blockchain-nya dan menggunakan NFT sebagai bentuk kepemilikannya. Sehingga, transaksi dapat lebih mudah, aman, dan efisien.
CEO RET Goan Damanik mengatakan, RET akan selalu menghadirkan berbagai inisiatif kerja sama strategis dengan pihak terkait untuk memperluas adopsi ekosistem blockchain pada lingkup real estat. Dia berharap langkah tersebut dapat meningkatkan inovasi baru dan mengakselerasi pertumbuhan ekonomi di industri properti.
“Sebagai pelaku industri, kami selalu ingin menghadirkan solusi baru untuk mengembangkan ekosistem blockchain di Indonesia. Salah satunya melalui RET, sebuah projek yang memang ditujukan dapat mempermudah dan meningkatkan keamanan transaksi yang ada di industri real estat," ujarnya melalui siaran pers, dikutip Jumat (4/11/2022).
Baca juga: Waspada! Marak Himpun Dana Berkedok Investasi Aset Kripto
Menurut Goan, hadirnya kerja sama ini diharapkan dapat memperluas implementasi blockchain di industri. Bahwasannya blockchain bukan hanya dapat digunakan sebagai jaringan untuk jual beli aset kripto saja melainkan dapat memberikan banyak manfaat lebih pada industri.
Bagi RET, ini merupakan kerja sama pertama langsung dengan perusahaan pengembang properti. Kemitraan ini diharapkan dapat menjadi bentuk nyata dan contoh adopsi blockchain di Indonesia khususnya pada real estat.
Salah satu kerja sama yang dilakukan adalah bagaimana nantinya transaksi properti yang dilakukan oleh Aparthouse dapat menggunakan RET sebagai ekosistem blockchain-nya dan menggunakan NFT sebagai bentuk kepemilikannya. Sehingga, transaksi dapat lebih mudah, aman, dan efisien.
CEO RET Goan Damanik mengatakan, RET akan selalu menghadirkan berbagai inisiatif kerja sama strategis dengan pihak terkait untuk memperluas adopsi ekosistem blockchain pada lingkup real estat. Dia berharap langkah tersebut dapat meningkatkan inovasi baru dan mengakselerasi pertumbuhan ekonomi di industri properti.
“Sebagai pelaku industri, kami selalu ingin menghadirkan solusi baru untuk mengembangkan ekosistem blockchain di Indonesia. Salah satunya melalui RET, sebuah projek yang memang ditujukan dapat mempermudah dan meningkatkan keamanan transaksi yang ada di industri real estat," ujarnya melalui siaran pers, dikutip Jumat (4/11/2022).
Baca juga: Waspada! Marak Himpun Dana Berkedok Investasi Aset Kripto
Menurut Goan, hadirnya kerja sama ini diharapkan dapat memperluas implementasi blockchain di industri. Bahwasannya blockchain bukan hanya dapat digunakan sebagai jaringan untuk jual beli aset kripto saja melainkan dapat memberikan banyak manfaat lebih pada industri.
Lihat Juga :