ST009 Terbit, Masyarakat Diajak Investasi Hijau
Jum'at, 04 November 2022 - 14:30 WIB
Masyarakat diajak investasi berkelanjutan. FOTO/dok.SINDOnews
JAKARTA - Indonesia mendukung pembiayaan proyek-proyek ramah lingkungan, salah satunya termasuk dengan menerbitkan green sukuk ritel – tabungan sukuk. Perolehan dana dari Surat Berharga Negara (SBN) ritel tersebut akan dialokasikan pada dua sektor, yakni transportasi berkelanjutan dan ketahanan terhadap perubahan iklim.
Head of Advisory & Investment Connoisseur Moduit, Manuel Adhi Purwanto, menyambut positif upaya pemerintah dalam melakukan pengendalian perubahan iklim lewat instrumen investasi green sukuk ritel. Terlebih pemahaman dan kesadaran masyarakat, terutama generasi muda terhadap pentingnya langkah mitigasi perubahan iklim semakin tinggi. “Saat ini, model investasi hijau telah menjadi tren global, begitu juga di Indonesia. Hal ini merupakan wujud kepedulian masyarakat terhadap masalah lingkungan dan keberlanjutan,” papar Manuel Adhi Purwanto.
Baca Juga: Tawarkan Investasi Personal, Moduit Bidik Nasabah Tajir
Manuel mencontohkan, saat pemerintah menerbitkan Sukuk Tabungan (ST) seri ST008 pada November 2021, dimana penggalangan dana sebesar Rp5 triliun yang ditargetkan pemerintah bisa tercapai, dua hari sebelum masa penawaran ditutup. “Pemerintah bahkan harus menerapkan sistem kuota harian saat penawaran ST008, lantaran tingginya minat masyarakat, padahal saat itu kasus positif Covid-19 masih tinggi,” jelasnya.
Head of Advisory & Investment Connoisseur Moduit, Manuel Adhi Purwanto, menyambut positif upaya pemerintah dalam melakukan pengendalian perubahan iklim lewat instrumen investasi green sukuk ritel. Terlebih pemahaman dan kesadaran masyarakat, terutama generasi muda terhadap pentingnya langkah mitigasi perubahan iklim semakin tinggi. “Saat ini, model investasi hijau telah menjadi tren global, begitu juga di Indonesia. Hal ini merupakan wujud kepedulian masyarakat terhadap masalah lingkungan dan keberlanjutan,” papar Manuel Adhi Purwanto.
Baca Juga: Tawarkan Investasi Personal, Moduit Bidik Nasabah Tajir
Manuel mencontohkan, saat pemerintah menerbitkan Sukuk Tabungan (ST) seri ST008 pada November 2021, dimana penggalangan dana sebesar Rp5 triliun yang ditargetkan pemerintah bisa tercapai, dua hari sebelum masa penawaran ditutup. “Pemerintah bahkan harus menerapkan sistem kuota harian saat penawaran ST008, lantaran tingginya minat masyarakat, padahal saat itu kasus positif Covid-19 masih tinggi,” jelasnya.
Lihat Juga :