Soal Usulan Organisasi Negara Penghasil Nikel, Menteri ESDM: Jangan Jadi Kartel
Minggu, 20 November 2022 - 20:16 WIB
Meski cenderung menyepakati adanya organisasi tersebut, Arifin justru mewanti-wanti wadah serupa Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak Bumi (OPEC) itu justru memberlakukan kartel. Di mana, oraganisasi ini bisa menetapkan harga hingga membatasi komoditas energi tersebut.
"Cuma satu pesan saya ini jangan sampai jadi kartel," ucapnya.
Baca Juga: 4 Negara Penghasil Nikel Terbesar di Dunia, Cadangan Indonesia Paling Banyak
Sebelumnya Menteri Bahlil menilai adanya organisasi negara-negara dengan sumber daya nikel dapat mengoordinasikan kebijakan komoditas tersebut. Apalagi, Indonesia saat ini sedang memprioritaskan hilirisasi sumber daya alam dalam rangka pengembangan ekosistem kendaraan listrik.
“Selama ini yang kami lihat, negara-negara industri produsen kendaraan listrik melakukan proteksi. Akibatnya, negara penghasil bahan baku baterai tidak memperoleh pemanfaatan nilai tambah yang optimal dari industri kendaraan listrik. Melalui kolaborasi tersebut, kita harap semua negara penghasil nikel bisa mendapat keuntungan melalui penciptaan nilai tambah yang merata,” kata dia.
"Cuma satu pesan saya ini jangan sampai jadi kartel," ucapnya.
Baca Juga: 4 Negara Penghasil Nikel Terbesar di Dunia, Cadangan Indonesia Paling Banyak
Sebelumnya Menteri Bahlil menilai adanya organisasi negara-negara dengan sumber daya nikel dapat mengoordinasikan kebijakan komoditas tersebut. Apalagi, Indonesia saat ini sedang memprioritaskan hilirisasi sumber daya alam dalam rangka pengembangan ekosistem kendaraan listrik.
“Selama ini yang kami lihat, negara-negara industri produsen kendaraan listrik melakukan proteksi. Akibatnya, negara penghasil bahan baku baterai tidak memperoleh pemanfaatan nilai tambah yang optimal dari industri kendaraan listrik. Melalui kolaborasi tersebut, kita harap semua negara penghasil nikel bisa mendapat keuntungan melalui penciptaan nilai tambah yang merata,” kata dia.
(akr)
Lihat Juga :