Perizinan Satu Atap, Masa Depan Industri Perikanan di Era New Normal

Rabu, 08 Juli 2020 - 20:01 WIB
Sedangkan untuk memperkuat industri perikanan, KKP akan meningkatkan ekspor, pembinaan kewirausahaan dan UMKM serta peningkatan kontribusi unit pengolahan ikan (UPI) terkait jaminan mutu dan keamanan produk perikanan. Selain itu, Edhy menyebutkan bahwa volume dan nilai ekspor perikanan selama 5 tahun terakhir trennya positif dengan komoditas udang, tuna, rajungan, kepiting, sotong, gurita dan rumput laut.

Sementara itu menyikapi perizinan SKP, Kris Budihardjo Ketua Umum RKIH meminta perizinan SKP terutama di daerah dibuat satu pintu agar mempermudah para pelaku usaha dan meningkatkan potensi kelautan di Indonesia. Selain itu Kris menambahkan permasalahan lamanya pengurusan izin SKP di Indonesia jangan dibiarkan berlarut dan dikerjakan oleh Ditjen Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan (PDSPKP).

(Baca Juga: Pemerintah Akan Menata Ulang Kabel Bawah Laut di Kepri )

Sehingga PDSPKP bisa fokus meningkatkan daya saing dan memasarkan produk perikanan ke pasar internasional. Kris pun meyakini produk kelautan Indonesia dapat menambah devisa negara. Apalagi Presiden Joko Widodo serius dan bersungguh sungguh akan menjadikan produk KKP sebagai salah satu program unggulan.

Sebagai Ketua Umum RKIH, Kris menyatakan siap bersinergi dan mendukung program KKP, namun tetap kritis untuk kemajuan perikanan Indonesia. Web talk show yang diadakan RKIH ini diikuti oleh ratusan peserta dan disiarkan langsung secara streaming melalui jaringan media sosial.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!