Tak Gentar Ancaman Resesi, Ini Jurus Pelaku Bisnis Bahan Bangunan Putar Roda Ekonomi
Senin, 21 November 2022 - 12:13 WIB
Peluncuran aplikasi Semut di ICE BSD, Sabtu (19/11/2022). Foto/Ist
JAKARTA - Meningkatnya risiko terjadinya resesi ekonomi di 2023 yang banyak disuarakan lembaga keuangan global tak menyurutkan semangat pelaku industri untuk mengembangkan bisnisnya. Bagi pelaku bisnis penyedia bahan bangunan, digitalisasi menjadi salah satu upaya mengerek transaksi.
Untuk itu, bersamaan gelaran Indo Build Tech Expo 2022 di ICE BSD, Tangerang, resmi meluncur aplikasi bahan bangunan dan interior bernama Semut.
CEO Semut Joni Jo saat peluncuran pada Sabtu (19/11) mengatakan, di tengah hangatnya isu akan terjadinya resesi di 2023, Semut tetap optimistis menghadapinya.
“Kami optimis dalam menghadapi tahun 2023 yang diisukan terjadi resesi. Justru dengan kerja sama yang baik antar pelaku bisnis bangunan akan menciptakan pertumbuhan ekonomi di Indonesia tetap berjalan,” ujarnya, dikutip Senin (21/11/2022).
Baca juga: Ada Ancaman Resesi, PHK Massal Diramal Berlanjut Tahun Depan
Menurut Joni, salah satu pendorong optimisme tersebut lantaran melihat sektor konstruksi termasuk empat besar sektor yang menopang perekonomian Indonesia.
Untuk itu, bersamaan gelaran Indo Build Tech Expo 2022 di ICE BSD, Tangerang, resmi meluncur aplikasi bahan bangunan dan interior bernama Semut.
CEO Semut Joni Jo saat peluncuran pada Sabtu (19/11) mengatakan, di tengah hangatnya isu akan terjadinya resesi di 2023, Semut tetap optimistis menghadapinya.
“Kami optimis dalam menghadapi tahun 2023 yang diisukan terjadi resesi. Justru dengan kerja sama yang baik antar pelaku bisnis bangunan akan menciptakan pertumbuhan ekonomi di Indonesia tetap berjalan,” ujarnya, dikutip Senin (21/11/2022).
Baca juga: Ada Ancaman Resesi, PHK Massal Diramal Berlanjut Tahun Depan
Menurut Joni, salah satu pendorong optimisme tersebut lantaran melihat sektor konstruksi termasuk empat besar sektor yang menopang perekonomian Indonesia.
Lihat Juga :