PGE Ulubelu Gelar Rumah Belajar dan Geowisata Berdayakan Petani Kopi Tanggamus

Senin, 21 November 2022 - 22:09 WIB
Andi mengatakan, berdasarkan data social mapping 2019 oleh Universitas Gadjah Mada, sebanyak 83,33% masyarakat Ulubelu berprofesi sebagai petani kopi. Dari data tersebut, diketahui tidak sedikit petani kopi yang melakukan penanaman kopi di hutan lindung.

Kendati telah dilengkapi dengan Surat Izin Usaha Pengelolaan Hutan Kemasyarakatan (SIUPHKm), penanaman kopi di hutan lindung akan mengurangi fungsi pokok dari hutan lindung yaitu sebagai penyangga kehidupan seperti mengatur tata air, mencegah banjir, mengendalikan erosi, dan memelihara kesuburan tanah.

Karena itu, PGE Area Ulubelu bersama kelompok mitra binaan Kopi Beloe dan KPHL Kota Agung Utara dan dua Gapoktan Ulubelu menyepakati untuk melakukan pertanian kopi yang ramah lingkungan dan berkelanjutan. Hal itu diwujudkan dengan kegiatan penanaman tumbuhan penaung bagi para petani kopi.

Gapoktan dan PGE Area Ulubelu, kata dia, telah melakukan pembibitan tanaman penaung Indigofera secara mandiri sebanyak 5.000 batang pohon. "Pohon penaung ini diharapkan dapat meningkatkan produktivitas hasil panen, menjaga kesuburan tanah, dan kelestarian hutan," jelasnya.

Baca Juga: Medvedev: Barat Lelah dengan Zelensky, 'Dorong' Kiev ke Meja Perundingan
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!