Erick Thohir Tunjuk Kembali Dwina Septiani Wijaya sebagai Dirut Peruri
Selasa, 22 November 2022 - 12:47 WIB
Dwina Septiani Wijaya kembali menjabat sebagai Direktur Utama (Dirut) Peruri. Foto/Ist
JAKARTA - Menteri BUMN Erick Thohir pada Senin (21/11) mengangkat kembali Dwina Septiani Wijaya sebagai Direktur Utama (Dirut) Perum Peruri. Selain Dwina, Saiful Bahri ditetapkan sebagai Direktur Operasi Peruri.
Hal tersebut tertuang dalam Surat Keputusan Menteri BUMN Nomor SK-260/MBU/11/2022 tanggal 21 November 2022 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Anggota-Anggota Direksi Perusahaan Umum Percetakan Uang Republik Indonesia.
Terkait pengangkatan kembali dirinya sebagai pucuk pimpinan di Peruri, Dwina menyampaikan terima kasih kepada pemilik modal dalam hal ini Kementerian BUMN.
Baca juga: YouTuber Inggris Hina Batik dan Tenun RI, Begini Balasan Erick Thohir
“Selain itu saya juga mengucapkan banyak terima kasih kepada seluruh insan Peruri atas kerja keras dan dukungannya untuk membawa Peruri bertransformasi sebagai perusahaan high security digital,” ujarnya melalui siaran pers, Selasa (22/11/2022).
“Ke depan, mari kita perkuat soliditas dan kolaborasi agar perusahaan mampu bersaing di kancah global,” imbuh wanita kelahiran Salatiga, 8 September 1965.
Hal tersebut tertuang dalam Surat Keputusan Menteri BUMN Nomor SK-260/MBU/11/2022 tanggal 21 November 2022 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Anggota-Anggota Direksi Perusahaan Umum Percetakan Uang Republik Indonesia.
Terkait pengangkatan kembali dirinya sebagai pucuk pimpinan di Peruri, Dwina menyampaikan terima kasih kepada pemilik modal dalam hal ini Kementerian BUMN.
Baca juga: YouTuber Inggris Hina Batik dan Tenun RI, Begini Balasan Erick Thohir
“Selain itu saya juga mengucapkan banyak terima kasih kepada seluruh insan Peruri atas kerja keras dan dukungannya untuk membawa Peruri bertransformasi sebagai perusahaan high security digital,” ujarnya melalui siaran pers, Selasa (22/11/2022).
“Ke depan, mari kita perkuat soliditas dan kolaborasi agar perusahaan mampu bersaing di kancah global,” imbuh wanita kelahiran Salatiga, 8 September 1965.
Lihat Juga :