APBN Defisit Rp169,5 Triliun di Oktober, Aman atau Mengkhawatirkan?

Jum'at, 25 November 2022 - 22:20 WIB
Menurut dia, memang ada beberapa kewajiban dan pos pembayaran yang baru jatuh tempo pada periode ini. "Misalnya beberapa pelunasan kompensasi atau subsidi, ini yang jatuh tempo dan kemudian membuat APBN menjadi defisit," tuturnya.

Baca juga: Defisit Rp169,5 Triliun, Sri Mulyani Pastikan Kondisi APBN Tetap Sehat

Selain itu, dia juga menyoroti soal porsi dari komoditas yang tidak sebesar sebelumnya.Jika dilihat defisitnya, menurut Teuku, ini masih dalam target pemerintah dan juga masih cukup rendah.

"Ini bukanlah sesuatu hal yang mengkhawatirkan, dan kalau kita lihat juga, tahun anggaran 2022 ini sudah hampir berakhir, dilihat dari target pemerintah ini masih 'within the target' dan masih sangat baik," tutup Teuku.

Sebelumnya, Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati menyatakan APBN saat ini dalam kondisi sehat meskipun pada Oktober lalu mengalami defisit.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!