Dukung Sail Tidore, Luhut: Banyak Harta Karun yang Bisa Digali
Minggu, 27 November 2022 - 08:15 WIB
Menko Luhut meminta kepada Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Kementerian Perdagangan, dan pemerintah daerah agar dapat mengoptimalkan pemanfaatan potensi pariwisata Tidore ke depannya. Ada beberapa daya tarik yang dimiliki Tidore untuk pariwisata.
"Banyak harta karun yang dapat kita gali di Tidore. Pertama wisata bawah air yang memendam benda muatan asal kapal tenggelam dan bernilai sejarah yang dapat dijadikan atraksi wisata minat khusus. Kedua potensi Tidore sebagai jalur strategis sailing yang dapat kita manfaatkan untuk menarik kapal-kapal yacht. Ketiga sektor unggulan pertanian seperti cengkeh dan pala yang dapat dipasarkan secara luas,” katanya.
Menko Luhut juga mengajak semua yang hadir untuk ikut berpartisipasi dalam festival dan lomba, berbelanja produk-produk UMKM lokal dan daerah, serta promosikan acara Sail Tidore ini di berbagai kenal media sosial.
Baca juga: Profil Ilham Urane Azis, Putra Sulung Mantan Kapolri Idham Azis yang Ikuti Jejak Sang Ayah
“Sambil menjelajah keindahan Tidore, mari kita dukung Tidore semakin dikenal lebih luas oleh masyarakat di Nusantara maupun internasional,” tutup Menko Luhut.
"Banyak harta karun yang dapat kita gali di Tidore. Pertama wisata bawah air yang memendam benda muatan asal kapal tenggelam dan bernilai sejarah yang dapat dijadikan atraksi wisata minat khusus. Kedua potensi Tidore sebagai jalur strategis sailing yang dapat kita manfaatkan untuk menarik kapal-kapal yacht. Ketiga sektor unggulan pertanian seperti cengkeh dan pala yang dapat dipasarkan secara luas,” katanya.
Menko Luhut juga mengajak semua yang hadir untuk ikut berpartisipasi dalam festival dan lomba, berbelanja produk-produk UMKM lokal dan daerah, serta promosikan acara Sail Tidore ini di berbagai kenal media sosial.
Baca juga: Profil Ilham Urane Azis, Putra Sulung Mantan Kapolri Idham Azis yang Ikuti Jejak Sang Ayah
“Sambil menjelajah keindahan Tidore, mari kita dukung Tidore semakin dikenal lebih luas oleh masyarakat di Nusantara maupun internasional,” tutup Menko Luhut.
(uka)
Lihat Juga :