Bukan cuma Urusan Ekonomi, Ini Alasan Rusia Bergantung pada BRICS

Senin, 28 November 2022 - 21:00 WIB
Melansir Jurnal Kebangsaan (2015) bertajuk ‘Perkembangan BRICS (Brazil, Russia, India, China, and South Africa) Dalam Kancah Ekonomi Politik Global’, disebutkan bahwa negara-negara anggota BRICS sangat berusaha untuk menciptakan lingkungan internasional yang damai dan lantang mempromosikan demokrasi, serta kesetaraan dalam hubungan internasional.

Tentu langkah itu bertentangan dengan mental saat Perang Dingin yang sangat konfrontatif. Adapun sasaran strategis BRICS adalah untuk membangun keseimbangan dunia yang demokratis dalam sistem multipolar dan memastikan PBB berperan secara sentral dalam isu dunia.

Sebagai negara emerging market berpengaruh, produk domestik bruto (PDB) BRICS mencapai 23,2% dari total PDB global pada 2018. Berdasarkan Bank Dunia pada 2019, BRICS mewakili 41% populasi dunia dan dan lebih dari 16% saham perdagangan dunia.

Sementara bagi Rusia, BRICS bukan sekadar urusan ekonomi semata. William Pomeranz dalam tulisannya kepada CNN menyebutkan bahwa BRICS memberikan perlindungan geopolitik kepada Rusia.

Diketahui, BRICS memiliki visi yang sama dengan Rusia, yakni tentang dunia multipolar dengan penawaran meningkatkan prospek perdagangan multilateral di antara anggotanya. Apalagi, China, yang notabene merupakan negara kuat, tergabung di dalamnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!