Rontok 58% dari Harga IPO, Saham GOTO Makin Sempoyongan

Kamis, 01 Desember 2022 - 15:01 WIB
Sebelumnya, manajemen GOTO dalam keterangannya pada Oktober lalu menyatakan para pemegang saham pra-IPO sedang menjajaki peluang untuk melakukan penawaran sekunder (secondary offering) terkoordinasi.

Kemungkinan itu akan dilakukan setelah berakhirnya periode lock-up saham GOTO pada Rabu 30 November 2020. Namun, berdasarkan kabar resmi terbaru, manajemen GOTO memastikan bahwa rencana tersebut batal.

Baca juga: Cuan Usai Tambah Saham di Krakatau Posco, KRAS Lunasi Utang Rp3,39 T

"Para pemegang saham pra-IPO, pada saat ini telah memutuskan untuk tidak melanjutkan rencana penawaran sekunder terkoordinasi," tulis Corporate Secretary GOTO RA Koesoemohadiani dalam keterangannya, Rabu (30/11).

Berdasarkan prospektus IPO, pemegang saham pra-IPO GOTO antara lain GoTo Peopleverse Fund sebesar 9,35%, SVF GT Subco (Singapura) sebesar 9,02%, Taobao China Holding sebesar 9,16%, PT Saham Anak Bangsa sebesar 2,35% dan Garibaldi Thohir, GoTo's komisaris utama sebesar 0,09%.
(ind)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!