Harga Minyak Dunia Ditutup Beragam Usai China Longgarkan Pembatasan Covid-19
Jum'at, 02 Desember 2022 - 08:36 WIB
Tak hanya itu, sepanjang perdagangan Kamis (1/12), harga minyak didukung oleh penurunan indeks dolar Amerika Serikat (AS) ke level terendah sejak Agustus setelah Ketua Federal Reserve AS Jerome Powell menyatakan bahwa kenaikan suku bunga berpotensi turun bulan ini. Pelemahan dolar AS membuat minyak lebih murah bagi pemegang mata uang lain.
Baca Juga: Harga Minyak Dunia Naik Dipicu Rencana Pelonggaran Covid-19 di China
Para Analis memproyeksikan prospek batas harga yang lebih rendah pada minyak Rusia juga memberikan dukungan. Uni Eropa secara tentatif menyetujui batas USD60 pada minyak mentah Rusia, Kamis (1/12).
"Setelah turun ke pertengahan USD70 pada awal minggu, minyak sekarang mengalihkan fokus ke pertemuan OPEC, sanksi Rusia, dan tidak adanya barel SPR besar yang mencapai persediaan komersial, ketiganya berpegaruh terhadap dukungan harga," kata Smith.
Sebagaimana diketahui, Organisasi Negara Pengekspor Minyak (OPEC) beserta sekutun akan bertemu secara virtual pada 4 Desember meskipun perubahan kebijakan sepertinya tidak terjadi.
Baca Juga: Harga Minyak Dunia Naik Dipicu Rencana Pelonggaran Covid-19 di China
Para Analis memproyeksikan prospek batas harga yang lebih rendah pada minyak Rusia juga memberikan dukungan. Uni Eropa secara tentatif menyetujui batas USD60 pada minyak mentah Rusia, Kamis (1/12).
"Setelah turun ke pertengahan USD70 pada awal minggu, minyak sekarang mengalihkan fokus ke pertemuan OPEC, sanksi Rusia, dan tidak adanya barel SPR besar yang mencapai persediaan komersial, ketiganya berpegaruh terhadap dukungan harga," kata Smith.
Sebagaimana diketahui, Organisasi Negara Pengekspor Minyak (OPEC) beserta sekutun akan bertemu secara virtual pada 4 Desember meskipun perubahan kebijakan sepertinya tidak terjadi.
(nng)
Lihat Juga :