Usai Tewaskan 10 Pekerja, ESDM Hentikan Operasional Tambang Batu Bara PT NAL

Minggu, 11 Desember 2022 - 12:18 WIB
Sebagai informasi, Jumat 9 Desember 2022 pada pukul 08.50 WIB telah terjadi ledakan di lubang nomor DC 02 tambang batu bara bawah tanah PT Nusa Alam Lestari di Kota Sawahlunto, yang memiliki izin usaha pertambangan batu bara sejak 6 Juli 2020.

Kemudian sekitar pukul 17.50 WIB, 14 pekerja berhasil dievakuasi dengan kondisi tiga orang mengalami luka ringan, satu orang mengalami luka bakar, dan 10 pekerja dinyatakan meninggal. Korban jiwa dan luka tersebut kemudian dilarikan ke RSUD Kota Sawahlunto.

PT Nusa Alam Lestari bekerja sama dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Sawahlunto, Basarnas, Balai Diklat Tambang Bawah Tanah Sawahlunto Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral, Dinas Kesehatan Pemerintah Kota Sawahlunto, TNI, serta kepolisian turut terjun langsung untuk melakukan proses evakuasi.

Baca juga: 10 Korban Ledakan Tambang Batu Bara Sawahlunto Ditemukan Tewas, 2 Luka Terbakar

Berdasarkan pantauan Kepala Seksi (Kasi) Operasi (Ops) Badan SAR Nasional (Basarnas) Padang Octavianto, situasi di area kecelakaan dipenuhi gas metan yang berbahaya dan juga reruntuhan. Kondisi ini menyulitkan evakuasi sehingga tim SAR menggunakan blower untuk mengeluarkan gas metan dan gas berbahaya lain dari dalam ke luar.
(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!