Kemenparekraf Apresiasi Sinergi Industri Securities Crowdfunding dalam Pendanaan Produksi Film

Sabtu, 17 Desember 2022 - 09:19 WIB
“Hal ini dibuktikan dengan antusias masyarakat yang semakin besar untuk menyaksikan film Tanah Air hingga mencapai angka lebih dari jutaan penonton,” ucapnya.

Vincent menjelaskan, kolaborasi ini tak hanya membantu mempercepat pendanaan di industri film dan hiburan namun juga dapat mengajak para kru, pemain dan masyarakat umum untuk ikut menjadi bagian dari kesuksesan film tersebut serta mengajak masyarakat untuk berbondong-bondong menonton film lokal.

baca juga: Mencuri Raden Saleh Rebut Direction Award di Jakarta Film Week 2022

Dengan demikian, timbul rasa kepemilikan terhadap film tersebut, di mana keuntungannya dapat dinikmati secara bersama-sama dengan skema kepemilikan efek di platform securities crowdfunding Bizhare. CEO Adhya Group Ricky Wijaya menambahkan, angka peminat film pasca pandemi Covid-19 terus meningkat.

“Kita sudah mulai kembali pulih dari pandemi. Produksi film kembali berjalan. Harapannya melalui sinergitas dengan Bizhare kita membuka kesempatan untuk masyarakat agar bisa memiliki bersama berbagai project film di Adhya Group,” bebernya.

Sebagai informasi, dalam kerja sama ini Bizhare akan menjadi platform untuk pendanaan proyek film terbaru garapan Adhya Pictures.

Antara lain Gampang Cuan, Romeo Ingkar Janji, dan Tokyo Medley. Sebelumnya, Adhya Group bersama Kathanika Pictures telah merilis berbagai film layar lebar seperti Gatotkaca, Death Knot, Keluarga Cemara 2, Ben & Jody, hingga Mencuri Raden Saleh.
(ind)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!