Ganjar Guyur Insentif Tarif Murah ke Pengguna Trans Jateng
Rabu, 21 Desember 2022 - 17:30 WIB
"Yang kami operasionalkan langsung itu angkutan aglomerasi BRT Trans Jateng. Sudah ada 6 koridor nanti tahun 2023 akan dibuka satu koridor lagi. Busnya milik penyedia layanan, jadi kami beli layanan," kata Kepala Dinas Perhubungan Jateng Henggar Budi Anggoro.
Enam koridor yang sudah beroperasi antara lain Koridor 1 Bawen (Ungaran)-Tawang (Semarang), Koridor 2 Bulupitu (Purwokerto)-Bukateja (Purbalingga), Koridor 3 Bahurekso (Kendal)-Mangkang (Semarang), Koridor 4 Surakarta-Sragen, Koridor 5 Kutoarjo (Purworejo)-Borobudur (Magelang), dan Koridor 6 Halte Penggaron (Semarang)-Terminal Godong (Grobogan).
Henggar mengatakan, dari enam koridor yang berjalan itu, ada 101 armada BRT Trans Jateng yang beroperasi. Sebanyak 98 armada beroperasi secara normal dan 3 armada sebagai cadangan jika bus yang lain mengalami masalah.
Sementara, tahun 2023 ditargetkan akan ada rute baru Surakarta-Wonogiri. Hal itu sejalan dengan pengembangan sistem pembayaran nontunai melalui QRIS dan aplikasi Si Anteng.
"Kami juga kembangkan shelter dan armada ramah disabilitas, petugas juga kami latih untuk penanganan penumpang disabilitas. Memang belum semua koridor karena ada armada yang masih pakai high deck. Ke depan kami akan kembangkan lagi untuk layanan terbaik bagi semua masyarakat," ujarnya.
Enam koridor yang sudah beroperasi antara lain Koridor 1 Bawen (Ungaran)-Tawang (Semarang), Koridor 2 Bulupitu (Purwokerto)-Bukateja (Purbalingga), Koridor 3 Bahurekso (Kendal)-Mangkang (Semarang), Koridor 4 Surakarta-Sragen, Koridor 5 Kutoarjo (Purworejo)-Borobudur (Magelang), dan Koridor 6 Halte Penggaron (Semarang)-Terminal Godong (Grobogan).
Henggar mengatakan, dari enam koridor yang berjalan itu, ada 101 armada BRT Trans Jateng yang beroperasi. Sebanyak 98 armada beroperasi secara normal dan 3 armada sebagai cadangan jika bus yang lain mengalami masalah.
Sementara, tahun 2023 ditargetkan akan ada rute baru Surakarta-Wonogiri. Hal itu sejalan dengan pengembangan sistem pembayaran nontunai melalui QRIS dan aplikasi Si Anteng.
"Kami juga kembangkan shelter dan armada ramah disabilitas, petugas juga kami latih untuk penanganan penumpang disabilitas. Memang belum semua koridor karena ada armada yang masih pakai high deck. Ke depan kami akan kembangkan lagi untuk layanan terbaik bagi semua masyarakat," ujarnya.
Lihat Juga :