Nilai Kapitalisasi Bayan Salip BRI, Harta Low Tuck Kwong Melesat Jadi Rp493 Triliun

Rabu, 28 Desember 2022 - 08:49 WIB
Adapun, kenaikan harga batu bara global dan proyeksi atau outlook industri batu bara yang masih cenderung positif dalam jangka pendek dan menengah, menjadi alasan utama penguatan harga saham BYAN dalam beberapa waktu terakhir. Selain itu, antusiasme investor juga dipicu oleh aksi borong saham oleh pemilik BYAN yakni Low Tuck Kwong, yang aktif mengakumulasi saham BYAN secara rutin sejak tahun lalu.

Hingga akhir kuartal III 2022, BYAN membukukan pendapatan sebesar USD3,34 miliar atau naik 91,42% dari periode yang sama tahun sebelumnya yang sebesar USD1,74 miliar. Sementara itu, laba bersih perseroan juga tumbuh menjadi USD1,62 miliar dari sebelumnya sebesar USD650,32 juta.

Baca Juga: Profil PT Bayan Resources, Perusahaan Tambang Milik Low Tuck Kwong

Kenaikan harga saham BYAN turut mengerek harta kekayaan Low Tuck Kwong selaku pemilik mayoritas mencapai 60,93%. Berdasarkan laporan The Real Time Billionaires List Forbes, harta kekayaan Low, Rabu (28/12) bertambah sebesar USD6,3 miliar atau sekitar Rp98 triliun. Kekayaan Low Tuck Kwong secara keseluruhan mencapai sebesar USD31,5 miliar atau sekitar Rp493 triliun menduduki peringkat orang terkaya pertama di Indonesia mengalahkan taipan Djarum, Hartono bersaudara.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!