OJK Optimistis Industri Perbankan Tetap Terjaga di Tengah Risiko Perlambatan Global
Selasa, 10 Januari 2023 - 18:25 WIB
OJK mencatat tingkat pertumbuhan kredit dan DPK tersebut melebihi level prapandemi Covid-19 dengan indikator risiko perbankan yang terjaga. Perkembangan perbankan yang baik juga tercermin dari kondisi likuiditas yang ample tecermin dari rasio AL/NCD dan AL/DPK masing-masing sebesar 134,97 persen dan 30,42 persen. "Rasio likuiditas tersebut masih jauh di atas threshold, walaupun lebih rendah dari periode tahun lalu karena akselerasi penyaluran kredit dan kebijakan kenaikan rasio GWM," jelas Dian.
Baca Juga: Kewenangan Penyidikan Melalui UU PPSK Perkuat Fungsi OJK
Permodalan bank juga tergolong kuat dan diyakini mampu menyerap risiko yang dihadapi dengan CAR sebesar 25,49 persen. Risiko kredit cenderung menurun tercermin dari rasio NPL baik bruto dan neto masing-masing sebesar 2,65 persen dan 0,75 persen, sementara itu Loan at Risk (LAR) sebesar 15,12 persen. "Penurunan risiko kredit tersebut antara lain disebabkan membaiknya kualitas kredit yang direstrukturisasi dampak Covid-19," ucap Dian.
Baca Juga: Kewenangan Penyidikan Melalui UU PPSK Perkuat Fungsi OJK
Permodalan bank juga tergolong kuat dan diyakini mampu menyerap risiko yang dihadapi dengan CAR sebesar 25,49 persen. Risiko kredit cenderung menurun tercermin dari rasio NPL baik bruto dan neto masing-masing sebesar 2,65 persen dan 0,75 persen, sementara itu Loan at Risk (LAR) sebesar 15,12 persen. "Penurunan risiko kredit tersebut antara lain disebabkan membaiknya kualitas kredit yang direstrukturisasi dampak Covid-19," ucap Dian.
(nng)
Lihat Juga :