Harapan 28 Tahun Perjalanan Bursa Efek Indonesia Jadi Pilar Memajukan Ekonomi
Senin, 13 Juli 2020 - 14:28 WIB
Sekretaris Perusahaan PT Bursa Efek Indonesia, Yulianto Aji Sadono mengatakan, dalam perayaan hari jadi BEI ke-28 tahun, pihaknya berharap untuk terus berkembang menjadi Bursa yang kompetitif dan mampu bersaing dengan bursa-bursa lain di dunia.
"Dengan harapan ke depannya, BEI juga semakin kuat, kokoh, serta berkelanjutan untuk menjadi pilar kemajuan perekonomian Indonesia," ujar Yulianto dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Senin (13/7/2020).
(Baca Juga: Biaya IPO Semakin Murah, BEI Beri Diskon 50% )
Yulianto menambahkan, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada tahun ini telah mengalami perubahan sebesar 20,13% pada level 5.031 sampai dengan 10 Juli 2020. Meskipun demikian, aktivitas perdagangan di Bursa terlihat cukup baik tercermin dari rata-rata nilai transaksi di bulan Juni mencapai Rp9 triliun.
Memasuki fase new normal, sampai dengan 10 Juli 2020, rata-rata nilai transaksi harian sampai saat ini sebesar Rp7,65 triliun, dan rata-rata volume transaksi per hari sebesar 7,66 juta saham. "Kemudian, peningkatan dialami oleh frekuensi transaksi harian sebesar 11,23 persen, menempati posisi pertama di ASEAN hingga 521 ribu kali transaksi," kata dia.
"Dengan harapan ke depannya, BEI juga semakin kuat, kokoh, serta berkelanjutan untuk menjadi pilar kemajuan perekonomian Indonesia," ujar Yulianto dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Senin (13/7/2020).
(Baca Juga: Biaya IPO Semakin Murah, BEI Beri Diskon 50% )
Yulianto menambahkan, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada tahun ini telah mengalami perubahan sebesar 20,13% pada level 5.031 sampai dengan 10 Juli 2020. Meskipun demikian, aktivitas perdagangan di Bursa terlihat cukup baik tercermin dari rata-rata nilai transaksi di bulan Juni mencapai Rp9 triliun.
Memasuki fase new normal, sampai dengan 10 Juli 2020, rata-rata nilai transaksi harian sampai saat ini sebesar Rp7,65 triliun, dan rata-rata volume transaksi per hari sebesar 7,66 juta saham. "Kemudian, peningkatan dialami oleh frekuensi transaksi harian sebesar 11,23 persen, menempati posisi pertama di ASEAN hingga 521 ribu kali transaksi," kata dia.
Lihat Juga :