Goldman Sachs Tidak Lagi Meramalkan Resesi Bakal Melanda Eropa di Tahun 2023

Kamis, 12 Januari 2023 - 05:08 WIB
Inflasi inti untuk kawasan Eropa juga terlihat melambat menjadi 3,3% pada akhir tahun karena lonjakan harga barang mulai mereda. "Tetapi tekanan diperkirakan masih terjadi pada inflasi jasa karena meningkatnya biaya tenaga kerja," kata Goldman.

Baca Juga: Ingin Tahu Kenapa Eropa Masuk Jurang Resesi? Ini Sebabnya

Mengingat sifat inflasi yang "lengket", Goldman memperkirakan Bank Sentral Eropa akan tetap hawkish dan memberikan kenaikan 50 basis poin pada Februari dan Maret 2023 sebelum melambat menjadi 25 bps untuk level 3,25% di bulan Mei.

Sementara untuk ekonomi Inggris, Goldman melihat kontraksi yang lebih kecil yakni sebesar 0,7% dalam PDB, dibandingkan dengan ekspektasi sebelumnya yang menyusut sebesar 1%. Sentimen positif hadir, lantaran harga gas grosir yang lebih rendah.

Karena pasar tenaga kerja Inggris yang tetap ketat, bank AS memprediksi kenaikan suku bunga senilai 100 bps lagi oleh Bank of England.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!