Ungkap 2 Masalah Besar Investasi, Jokowi: Problem Bagi Separuh Daerah di Indonesia
Selasa, 17 Januari 2023 - 12:04 WIB
Masalah kedua, kata Jokowi, yakni terkait dengan izin mendirikan bangunan. Dirinya mengomentari banyaknya perubahan nama IMB, padahal yang dibutuhkan kecepatan dalam memprosesnya.
"Kalau dulu namanya IMB, sekarang namanya PPG, persetujuan bangunan gedung. Namanya sudah gonta-ganti dan ini yang ruwet kita. Nama itu, dua kata itu cukup lah. Izin gedung. Udah. Dulu IMB izin mendirikan bangunan. Ini ganti persetujuan bangunan gedung. Haduh. Izin gedung gitu aja udah rampung. Yang paling penting bukan namanya, penyelesaiannya yang cepat gitu," kata Jokowi.
Baca Juga: Investasi di Luar Pulau Jawa Capai 53%, Jokowi: Artinya Pemerataan Ekonomi Akan Terjadi
Dua masalah besar tersebut, kata Jokowi, harus diselesaikan dengan kecepatan. Dirinya meminta kepada Kepala daerah hingga DPRD untuk segera diselesaikan dan tidak menunda-nunda.
"Karena kita tahu investasi yang ada di negara kita saat ini sudah 53% itu berada di luar Jawa. Ini bagus sekali pemerataan terjadi karena telah dibangun infrastruktur yang banyak di luar Jawa sehingga investasi itu menuju keluar Jawa. Sangat bagus untuk pemerataan kita," ungkapnya.
"Kalau dulu namanya IMB, sekarang namanya PPG, persetujuan bangunan gedung. Namanya sudah gonta-ganti dan ini yang ruwet kita. Nama itu, dua kata itu cukup lah. Izin gedung. Udah. Dulu IMB izin mendirikan bangunan. Ini ganti persetujuan bangunan gedung. Haduh. Izin gedung gitu aja udah rampung. Yang paling penting bukan namanya, penyelesaiannya yang cepat gitu," kata Jokowi.
Baca Juga: Investasi di Luar Pulau Jawa Capai 53%, Jokowi: Artinya Pemerataan Ekonomi Akan Terjadi
Dua masalah besar tersebut, kata Jokowi, harus diselesaikan dengan kecepatan. Dirinya meminta kepada Kepala daerah hingga DPRD untuk segera diselesaikan dan tidak menunda-nunda.
"Karena kita tahu investasi yang ada di negara kita saat ini sudah 53% itu berada di luar Jawa. Ini bagus sekali pemerataan terjadi karena telah dibangun infrastruktur yang banyak di luar Jawa sehingga investasi itu menuju keluar Jawa. Sangat bagus untuk pemerataan kita," ungkapnya.
(akr)
Lihat Juga :