Beli Gas 3 Kg Hanya Bisa di Agen Resmi, Asosiasi UMKM: Apa Untungnya Buat Masyarakat?

Jum'at, 20 Januari 2023 - 11:38 WIB
loading...
Beli Gas 3 Kg Hanya...
Asosiasi UMKM Indonesia (Akumindo) menyoroti, efek untung rugi larangan penjualan elpiji 3 Kg di warung kecil yang salah satunya bakal membuat konsumen berjalan lebih jauh untuk mendapatkannya. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Asosiasi UMKM Indonesia (Akumindo) menilai, pemerintah tidak perlu mengubah aturanpenjualan LPG 3 kilogram (Kg) hingga ke warung-warung kecil. Sebab menurutnya selama ini distribusi gas elpiji 3 Kg di masyarakat sudah berjalan dengan baik melalui warung-warung kecil.

Baca Juga: Subsidi Elpiji 3 Kg Akan Dilakukan Tertutup, Tahap Awal Beli dengan Menunjukkan KTP

Kendati demikian Sekretaris Jenderal Akumindo, Edy Misero memaklumi kebijakan tersebut lantaran gas melon 3 Kg merupakan subsidi dari pemerintah. Namun, ia meminta pemerintah menjelaskan, semua pertimbangan dan alasan mengenai untung rugi bagi pemerintah dan masyarakat apabila kebijakan pembatasan LPG 3 Kg itu diberlakukan.

"Kalau misal saya biasa beli gas 3 Kg, 100 meter dari rumah saya ada warung kecil yang jual. Nah sekarang kan warung-warung kecil itu tidak bisa jualan lagi karena hanya agen-agen tertentu, saya harus berjalan lebih jauh untuk mendapatkan tabung itu," ujar Sekretaris Jenderal Akumindo, Edy Misero di Jakarta, Jumat (20/1/2023).

Baca Juga: Stafsus Erick Thohir Pastikan Pertamina Permudah Pembelian Elpiji 3 Kg

"Apa untungnya untuk masyarakat? malah kami jadi lebih sulit untuk mendapatkan produk itu kan? apa untung bagi pemerintah? silahkan mereka yang jawab," tutur Edy.

"Menurut saya natural aja. Jangan menambah sesuatu kerjaan yang menurut kami tidak perlu," sambungnya menambahkan.

Sebelumnya Edy juga menilai, apabila rencana itu telah benar-benar diimplementasikan, maka akan menghilangkan pendapatan dari warung-warung kecil. Oleh karena itu, Ia meminta pemerintah harus memiliki alasan yang jelas karena banyak warga yang membuka warung khusus menjual gas melon.

"Nah, kalau ada sesuatu bisnis kemudian juga tidak lagi jadi menjadi bisnis padahal pelakunya adalah warung-warung kecil UMKM sudah dipertimbangkan tidak?. Seseorang yang biasanya meletakan rezeki dan mendapatkan keuntungan untuk menyambung hidup terus karena alasan tertentu yang belum terpublish dengan baik, masyarakat UMKM kecil itu kehilangan sumber pendapatan dari menjual tabung 3 Kg," tutupnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Perkuat Ekonomi Rakyat,...
Perkuat Ekonomi Rakyat, BSI Apresiasi Penempatan SAL untuk Pembiayaan Produktif
SIG Berdayakan UMKM...
SIG Berdayakan UMKM Berbasis Potensi Lokal di Tuban
Siap Naik Kelas! Simak...
Siap Naik Kelas! Simak Formula Marketing Digital Terbaru Khusus UMKM dan Korporasi
Sensus Ekonomi 2026:...
Sensus Ekonomi 2026: Data untuk Memperkuat UMKM dan Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Lewat Asia Grassroots...
Lewat Asia Grassroots Forum, Kesehatan Finansial Jadi Babak Baru Inklusi Keuangan Bagi Akar Rumput
PLN EPI Dorong UMKM...
PLN EPI Dorong UMKM Naik Kelas lewat Budidaya Madu Kelulut
Pasar Global Meluas,...
Pasar Global Meluas, UMKM Wajib Perluas Jangkauan dan Kompetitif
Ratusan Peserta Ramaikan...
Ratusan Peserta Ramaikan AllPack Surabaya dan East Beauty Pack Expo 2026
Kunjungi Lampung Tengah,...
Kunjungi Lampung Tengah, Jokowi Jajan Es Kopi dan Keripik Pisang di Sentra UMKM
Rekomendasi
154 Warga Terjangkit...
154 Warga Terjangkit ISPA Imbas Kebakaran TPA Jatiwaringin, Mayoritas Balita-Ibu Hamil
FITK UIN Sunan Kalijaga...
FITK UIN Sunan Kalijaga Borong 6 Penghargaan Bergengsi di PD-PGMI Indonesia Award 2026
Pemprov DKI Bakal Bangun...
Pemprov DKI Bakal Bangun Tanggul 1,48 Kilometer di Kali Grogol Kemanggisan
Berita Terkini
Pasokan Batu Bara Aman,...
Pasokan Batu Bara Aman, PLN Jamin Tak Ada Lagi Pemadaman Listrik Mulai 21 Juli 2026
Transmisi Hijau Tulang...
Transmisi Hijau Tulang Punggung Penentu Masa Depan Energi Bersih
Rupiah Kritis, Hari...
Rupiah Kritis, Hari Ini Berakhir Ambruk ke Rp17.995 per Dolar AS
Kunker ke Jatim, Komut...
Kunker ke Jatim, Komut Pertamina Tekankan Pentingnya Keselamatan Kerja
Syngenta Indonesia Kenalkan...
Syngenta Indonesia Kenalkan Inovasi Pertanian di PENAS KTNA XVII
Selat Hormuz Sempat...
Selat Hormuz Sempat Lumpuh, Raja-raja Minyak Arab Garap Proyek Pipa Raksasa
Infografis
3 Keutamaan Surat Al...
3 Keutamaan Surat Al Mulk, Bisa Jadi Syafaat Kelak di Hari Kiamat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved