Bangun Pabrik Tembakau Bebas Asap, HMSP Berkontribusi terhadap Investasi di Jawa Barat
Jum'at, 20 Januari 2023 - 18:00 WIB
loading...
A
A
A
Adapun, pabrik HEETS di Karawang ini difokuskan untuk memenuhi permintaan pasar ekspor di kawasan Asia Pasifik dan pasar domestik. Hal ini sejalan dengan prioritas pemerintah untuk mendorong investasi dan peningkatan ekspor barang jadi.
Pabrik HEETS ini merupakan fasilitas produksi Philip Morris International (PMI) untuk produk tembakau inovatif bebas asap yang pertama di Asia Tenggara dan ketujuh di dunia.
Penciptaan Nilai Ekonomi
Pada kesempatan yang sama, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto saat meresmikan, mengatakan bahwa investasi yang dilakukan Sampoerna diharapkan dapat memberi dampak positif dalam mendorong inovasi, serta penciptaan nilai ekonomi pada banyak sektor seperti UMKM, ritel tradisional, kemitraan dengan petani, dan pengembangan R&D.
“Saya ucapkan selamat kepada seluruh manajemen dan karyawan Sampoerna atas peresmian fasilitas produksi dan pelepasan ekspor perdana produk tembakau inovatif bebas asap,” ujarnya.
Presiden Direktur Sampoerna Vassilis Gkatzelis mengatakan sebagai perusahaan yang telah beroperasi di Indonesia selama hampir 110 tahun, HMPS berharap dapat terus berkontribusi terhadap perekonomian Indonesia melalui investasi berkelanjutan serta dampak ekonomi bagi mata rantai dan ekosistem industri tembakau nasional secara keseluruhan.
Vassilis mengapresiasi upaya Pemerintah Indonesia yang terus menciptakan iklim investasi yang kondusif, serta komitmen dalam menjaga stabilitas perekonomian nasional.
Selain membangun pabrik, kata Vassilis, Sampoerna terus berkomitmen untuk menciptakan nilai tambah ekonomi yang mencakup peningkatan kapasitas riset, penyerapan tenaga kerja berketerampilan tinggi, pembelian pasokan tembakau lokal, pemberdayaan UMKM yang mencakup dukungan digitalisasi dan peningkatan kapasitas peritel tradisional, pengoperasian pusat layanan digital, serta peningkatan kinerja ekspor.
Pabrik HEETS ini merupakan fasilitas produksi Philip Morris International (PMI) untuk produk tembakau inovatif bebas asap yang pertama di Asia Tenggara dan ketujuh di dunia.
Penciptaan Nilai Ekonomi
Pada kesempatan yang sama, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto saat meresmikan, mengatakan bahwa investasi yang dilakukan Sampoerna diharapkan dapat memberi dampak positif dalam mendorong inovasi, serta penciptaan nilai ekonomi pada banyak sektor seperti UMKM, ritel tradisional, kemitraan dengan petani, dan pengembangan R&D.
“Saya ucapkan selamat kepada seluruh manajemen dan karyawan Sampoerna atas peresmian fasilitas produksi dan pelepasan ekspor perdana produk tembakau inovatif bebas asap,” ujarnya.
Presiden Direktur Sampoerna Vassilis Gkatzelis mengatakan sebagai perusahaan yang telah beroperasi di Indonesia selama hampir 110 tahun, HMPS berharap dapat terus berkontribusi terhadap perekonomian Indonesia melalui investasi berkelanjutan serta dampak ekonomi bagi mata rantai dan ekosistem industri tembakau nasional secara keseluruhan.
Vassilis mengapresiasi upaya Pemerintah Indonesia yang terus menciptakan iklim investasi yang kondusif, serta komitmen dalam menjaga stabilitas perekonomian nasional.
Selain membangun pabrik, kata Vassilis, Sampoerna terus berkomitmen untuk menciptakan nilai tambah ekonomi yang mencakup peningkatan kapasitas riset, penyerapan tenaga kerja berketerampilan tinggi, pembelian pasokan tembakau lokal, pemberdayaan UMKM yang mencakup dukungan digitalisasi dan peningkatan kapasitas peritel tradisional, pengoperasian pusat layanan digital, serta peningkatan kinerja ekspor.
Lihat Juga :