Wamen Todotua Tawarkan Investasi di Sektor Hilirisasi ke 40 Investor Australia
Minggu, 23 Maret 2025 - 16:21 WIB
loading...
Wakil Menteri Investasi dan Hilirisasi/Wakil Kepala BKPM Todotua Pasaribu (tengah) melakukan kunjungan kerja ke Australia pada 19-20 Maret 2025. Foto/Dok. SindoNews
A
A
A
JAKARTA - Kementerian Investasi dan Hilirisasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) terus melakukan langkah aktif untuk menarik investasi asing ke Indonesia. Salah satunya dengan kunjungan kerja Wakil Menteri Investasi dan Hilirisasi/Wakil Kepala BKPM Todotua Pasaribu ke Australia pada 19-20 Maret 2025.
Di Negeri Kanguru, Todotua melakukan serangkaian pertemuan penting dengan pejabat pemerintah, investor, serta pemimpin bisnis Australia . Termasuk menjadi keynote speech dalam Australia-Indonesia Business Forum yang dihadiri 40 perusahaan Australia yang bergerak di berbagai sektor, serta membuka Indonesia Investment Roundtable and Networking.
Kunjungan kerja tersebut dilakukan bekerja sama dengan Kamar Dagang dan Industri ( Kadin ) Indonesia. Beberapa hal yang disampaikan Todotua. Mulai dari peluang investasi dan kerja sama kedua negara terutama potensi hilirisasi USD618 miliar maupun proyek strategis nasional (PSN) guna mendukung target pertumbuhan ekonomi 8%. Baca juga: Danantara Jadi Penggerak Investasi, Wamen Todotua Pasaribu Pede Percepat Pertumbuhan Ekonomi
Dalam Asta Cita terdapat beberapa sektor-sektor utama yang merupakan peluang bagi investor asing. Termasuk energi terbarukan, industri hilirisasi , ekonomi digital, infrastruktur, dan pendidikan. Presiden Prabowo Subianto juga telah mengumumkan 77 Proyek Strategis Nasional yang akan diprioritaskan dalam periode 2025-2029.
”Beberapa di antaranya melibatkan swasta nasional termasuk Program Hilirisasi Garam, Proyek Pengembangan Soda Ash, Program Hilirisasi Kelapa Sawit, Kelapa, dan Rumput Laut, serta Program Hilirisasi Nikel, Timah, Bauksit, dan Tembaga," katanya dalam keterangan resmi kepada media, Kamis (20/3/2025).
Di Negeri Kanguru, Todotua melakukan serangkaian pertemuan penting dengan pejabat pemerintah, investor, serta pemimpin bisnis Australia . Termasuk menjadi keynote speech dalam Australia-Indonesia Business Forum yang dihadiri 40 perusahaan Australia yang bergerak di berbagai sektor, serta membuka Indonesia Investment Roundtable and Networking.
Kunjungan kerja tersebut dilakukan bekerja sama dengan Kamar Dagang dan Industri ( Kadin ) Indonesia. Beberapa hal yang disampaikan Todotua. Mulai dari peluang investasi dan kerja sama kedua negara terutama potensi hilirisasi USD618 miliar maupun proyek strategis nasional (PSN) guna mendukung target pertumbuhan ekonomi 8%. Baca juga: Danantara Jadi Penggerak Investasi, Wamen Todotua Pasaribu Pede Percepat Pertumbuhan Ekonomi
Dalam Asta Cita terdapat beberapa sektor-sektor utama yang merupakan peluang bagi investor asing. Termasuk energi terbarukan, industri hilirisasi , ekonomi digital, infrastruktur, dan pendidikan. Presiden Prabowo Subianto juga telah mengumumkan 77 Proyek Strategis Nasional yang akan diprioritaskan dalam periode 2025-2029.
”Beberapa di antaranya melibatkan swasta nasional termasuk Program Hilirisasi Garam, Proyek Pengembangan Soda Ash, Program Hilirisasi Kelapa Sawit, Kelapa, dan Rumput Laut, serta Program Hilirisasi Nikel, Timah, Bauksit, dan Tembaga," katanya dalam keterangan resmi kepada media, Kamis (20/3/2025).
Lihat Juga :