Terungkap, Perusahaan Barat yang Kabur dari Rusia Hanya 8,5 Persen
Rabu, 25 Januari 2023 - 14:55 WIB
loading...
A
A
A
Para peneliti di University of St. Gallen dan institut IMD di Lausanne telah menyelidiki berapa banyak perusahaan yang berbasis di Uni Eropa dan negara-negara G7 yang benar-benar telah melepaskan diri dari Rusia sejak invasi skala penuhnya ke Ukraina dimulai Februari lalu.
"Perusahaan UE dan G7 yang mundur dari Rusia sangat terbatas, (dan) menantang narasi bahwa ada eksodus besar-besaran perusahaan Barat yang meninggalkan pasar," kata Universitas St. Gallen dalam sebuah pernyataan.
Studi yang diterbitkan bulan lalu oleh Social Science Research Network (SSRN) online — penerbit studi "pra-cetak"- menunjukkan bahwa hanya kurang dari 10% perusahaan UE dan G7 dengan anak perusahaan Rusia yang telah hengkang.
Ketika Moskow meluncurkan invasinya ke Ukraina, studi tersebut mendata ada 1.404 perusahaan yang berbasis di UE dan G7 dengan total ada 2.405 anak perusahaan yang aktif di Rusia.
Pada akhir November, hanya 120 atau sekitar 8,5% dari perusahaan-perusahaan itu yang telah mendivestasi (keluar dari Rusia) dengan setidaknya satu anak perusahaan di Rusia.
Namun ada lebih banyak yang keluar seperti dikonfirmasi oleh perusahaan yang berkantor pusat di Amerika Serikat daripada yang berbasis di Eropa dan Jepang.
"Perusahaan UE dan G7 yang mundur dari Rusia sangat terbatas, (dan) menantang narasi bahwa ada eksodus besar-besaran perusahaan Barat yang meninggalkan pasar," kata Universitas St. Gallen dalam sebuah pernyataan.
Studi yang diterbitkan bulan lalu oleh Social Science Research Network (SSRN) online — penerbit studi "pra-cetak"- menunjukkan bahwa hanya kurang dari 10% perusahaan UE dan G7 dengan anak perusahaan Rusia yang telah hengkang.
Ketika Moskow meluncurkan invasinya ke Ukraina, studi tersebut mendata ada 1.404 perusahaan yang berbasis di UE dan G7 dengan total ada 2.405 anak perusahaan yang aktif di Rusia.
Pada akhir November, hanya 120 atau sekitar 8,5% dari perusahaan-perusahaan itu yang telah mendivestasi (keluar dari Rusia) dengan setidaknya satu anak perusahaan di Rusia.
Namun ada lebih banyak yang keluar seperti dikonfirmasi oleh perusahaan yang berkantor pusat di Amerika Serikat daripada yang berbasis di Eropa dan Jepang.
Lihat Juga :