Wawancara Wakil Direktur Utama KB Bukopin Robby Mondong: Siap Bertransformasi melalui Next Generation Banking System

Rabu, 25 Januari 2023 - 22:03 WIB
loading...
A A A
Selain itu kita melihat fasilitas. Salah satunya IT yang demikian lengkap dipersiapkan. Mereka antisipasi semuanya. Mungkin kalau kita hanya memikirkan serangan teroris terbatas pada cyber crime saja, mereka mikirnya sudah beda lagi, termasuk serangan dari luar dan lain sebagainya.

Gedung IT data center tidak ada kaca, antigempa, dan fasilitas back up-nya luar biasa, berlapis-lapis. Security system-nya, masuk gedung, bukan hanya di IT Center, sangat luar biasa, ketat. Ini perlu kita ikuti karena bukan hanya tentang keamanan data-data perusahaan, melainkan data customer harus benar-benar kita lindungi. Itu bisa kita ikuti. Demikian pula terkait pengiriman data-data. Mereka jauh lebih ketat.

Apakah semua pelajaran dari KB Kookmin Bank akan diterapkan di KB Bukopin?
Kita nanti dengan NGBS, Next Generation Banking System, akan menerapkan beberapa hal, mungkin bertahap. KB Bukopin relatif baru, dalam arti kata baru mengikuti standar mereka. Kalau mereka kan sudah belasan, puluhan tahun, lebih awal. Tapi ini suatu pengalaman yang luar biasa.

Selain itu mungkin, di luar meeting, di luar fasilitas, know how, ya bagaimana mereka memperlakukan the best sales sangat menarik (pada acara KB Kookmin Bank Strategy Forum 2023 juga diberikan penghargaan kepada para the best sales. Acara ini dikuti 3.500 peserta, karyawan KB Financial Group dari berbagai negara). Para eksekutif datang, memberikan penghargaan kepada para pemenang. Acaranya demikian grand.

Sampai acara selesai, semua eksekutif tidak ada yang pulang. Mereka menjadi orang yang terakhir pulang. Perhatian mereka terhadap global business, bukan hanya Indonesia, melainkan juga Kamboja, Vietnam, sangat baik. Ini sekarang dan future business-nya ya global business. Ini akan jadi future growth.

Apa pesan para eksekutif KBFG dan KB Kookmin Bank?
Mereka bilang, secara umum mengetahui tantangan yang kita hadapi, terutama terkait dengan aset buruk, kredit buruk. Tapi mereka juga mengerti apa-apa yang sudah kita kerjakan. Disiplin kerja, produktivitas kerja, itu juga menjadi perhatian mereka. Walaupun tadi juga disampaikan, secara cost of fund juga sudah turun, secara funding naik. Beberapa policy baru yang diterapkan, terkait policy risk, maupun good corporate governance. Dari sisi efisiensi, cost juga banyak yang berkurang. Masih ada peluang bagi kita untuk lebih kita efisienkan lagi. Intinya, mereka akan bantu, akan guide juga dengan apa yang mereka miliki. Tapi mereka juga minta kita untuk tetap kompak, konsisten dan semangat.

Bagaimana tahapan pengembangan KB Bukopin?
Kita di tahun 2022-2023 ini pembersihan asset. Target kita di 2023 ini PPOP (laba operasional sebelum provisi) positif. Kemudian di 2024, kita profit. Secara segmen mana yang kita masuki, kita mulai dari wholesale atau corporate, baik BUMN, Korean Link maupun swasta. Itu yang akan kita approach. Kedua ke UMKM, supply chain, value chain, baru kita ke ritel. Dari pay rollnya, dari priority banking-nya, dari pemilik, GM- nya, direkturnya dan staf-stafnya, baik itu pabrik atau perkantoran. Kita bangun pondasi next generation banking system, tahun ini selesai kira-kira di bulan 10. Kemudian di 2024 kita semuanya sudah selesai.

Tahun 2025 kita segera fokus di ritel. Ready infrastrukturnya di ritel. Di operasional nanti ada robotic dan sebagainya. Secara cost, cara kita bekerja, ibaratnya sekarang masih 50 km per jam, nanti dengan NGBS itu bisa 100 km per jam speed-nya. Organisasinya juga akan menyesuaikan cara kerja yang baru karena semuanya sudah otomatis, sudah robotic, terutama yang terkait dengan operation. Sistem purchasing kita juga sudah semua online, dulunya manual. Sistem HR kita juga sudah pakai sistem, dulunya manual. Jadi, semua sudah berubah. Ini mau tidak mau mengikuti perkembangan industri perbankan.

Bagaimana agar implementasi transfer knowledge dan teknologi dari KBFB ke KB Bukopin bisa lancar, sehingga standar levelnya sama?
Kalau hanya di atas kertas, itu sulit. Ibaratnya, kalau hanya dikasih resepnya, tapi kokinya beda, hasilnya bisa berbeda. Tapi gini, mereka (KBFG) tidak hanya kirim resep, melainkan juga orangnya. Misalnya SME (small medium enterprise), mereka kirim relationship manager SME ke Indonesia, mungkin 6 bulan, 1 tahun, untuk approach Korean Link customer. Mereka juga mengirimkan ahli-ahli di bidang risk management, treasury, dan IT. Kalau IT ini, cukup banyak.

Nah ini secara tidak sengaja, asimilasi terjadi dengan sendirinya. Ini tidak hanya di Jakarta, tapi juga di daerah. Di Semarang, di Surabaya, meski tidak semuanya juga karena ada keterbatasan. Jadi, selain program kerja, orangnya juga dikirim. Pada akhirnya pola kerjanya akan berubah dan mengikuti.

Kita punya program-program, tadi sempat ngobrol dengan direktur ritel terkait pola kerja, insentif, kompetisi itu melihatnya bukan kepada individu, tapi kelompok. Jadi yang dipertandingkan adalah cabangnya, segmennya. Yang dilihat bukan satu star, tapi kelompok. Ditekankan bahwa tidak ada yang berhasil hanya karena satu individu. Kemudian, mereka ini sangat baiknya, kalau ada satu keputusan A, dari atas ke bawah akan melakukan A. Kita akan coba ikuti dengan sedikit versi Indonesia, tidak bisa sama persis.

Mereka kerja keras, disiplin, loyalitas dan proud terhadap perusahaan luar biasa. Bangga menjadi bagian perusahaan. Semua staf, dari bawah sampai atas memiliki saham Kookmin.

Bagaimana konsolidasi layanan dengan afiliasi KB Financial Group lainnya di Indonesia?
KB Kookmin ini masuk ke Indonesia bukan hanya bank. Bukan hanya Bukopin. Tetapi memiliki enam afiliasi yang sudah masuk. Artinya, dia sudah investasi sedemikian besar. Dia masuk memiliki competitive advantage yang unik. Dia masuk multifinance, general insurance, sekuritas, dengan data technology. Multifinance ada yang untuk mobil, ada yang dengan consumer product. Mereka punya uang, teknologi dan expertise di situ. Kalau masuk, masuk sekalian.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
BI Injeksi Likuiditas...
BI Injeksi Likuiditas Rp837,11 Triliun, Tekanan di Pasar Uang Mulai Reda
Japan-ASEAN Startup...
Japan-ASEAN Startup Business Matching Fair 2026, Danamon Dukung Pertumbuhan Startup RI
Citi Indonesia Perkuat...
Citi Indonesia Perkuat Jaringan Global Dorong Pertumbuhan Bisnis
Merger Enam BPR Dapat...
Merger Enam BPR Dapat Restu OJK, Lintas 5 Provinsi di Sumatera
Danamon Gelar DIVE-Chapter...
Danamon Gelar DIVE-Chapter Youth, Kenalkan Perbankan ke Generasi Muda
LPS Naikkan Tingkat...
LPS Naikkan Tingkat Bunga Penjaminan Bank Umum Jadi 3,75%
Ini Perceraian Termahal...
Ini Perceraian Termahal Abad Ini! Nilainya Capai Rp11 Triliun
Gunakan Semut Jadi Hiasan...
Gunakan Semut Jadi Hiasan Makanan, Pemilik Restoran Berbintang Michelin Ini Dipenjara
10 Negara Paling Cocok...
10 Negara Paling Cocok untuk Solo Traveling, Aman dan Ramah Wisatawan
Rekomendasi
Putin Klaim Armada Kapal...
Putin Klaim Armada Kapal Pemecah Es Rusia Tak Memiliki Pesaing
Angela Tanoesoedibjo...
Angela Tanoesoedibjo Minta Kader Perindo Peka Kondisi Sosial, Singgung Kasus Pencuri Ayam Tewas di Bali
Suriah Mencari Kesepakatan...
Suriah Mencari Kesepakatan Keamanan dengan Israel, Apa Dipicu Ketakutan atau Trauma?
Berita Terkini
Perkuat Talenta Energi...
Perkuat Talenta Energi melalui Program GLOBE Berbasis AI, Pertamina Drilling Gandeng ELSA Business
7 Tahun Pimpin BI Sebelum...
7 Tahun Pimpin BI Sebelum Mundur, Perry Warjiyo Punya Karir Panjang dan Cemerlang
Ribuan Sengketa Pajak...
Ribuan Sengketa Pajak Bermunculan, Perbedaan Tafsir Masih Jadi Pemicu Utama
Pj Gubernur BI: Proses...
Pj Gubernur BI: Proses Pergantian Perry Warjiyo Ikuti Mekanisme UU, Belum Ada Nama Calon
Resmi Beroperasi, Bali...
Resmi Beroperasi, Bali Gapura Marina Siap Tampung 180 Yacht Standar Global
Menko Airlangga Soal...
Menko Airlangga Soal Mundurnya Gubernur BI Perry Warjiyo: Yang Penting Institusinya
Infografis
4 Negara Arab yang Siap...
4 Negara Arab yang Siap Bantu Qatar Balas Serangan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved