Wawancara Wakil Direktur Utama KB Bukopin Robby Mondong: Siap Bertransformasi melalui Next Generation Banking System
Rabu, 25 Januari 2023 - 22:03 WIB
loading...
Wakil Direktur Utama KB Bukopin Robby Mondong
A
A
A
JAKARTA - Transformasi sistem teknologi informasi ke Next Generation Banking System (NGBS) akan mendorong kinerja KB Bukopin ke depan. KB Bukopin akan belajar dari KB Kookmin Bank dan KB Financial Group (KBFG) yang memiliki sistem teknologi informasi lebih maju.
KBFG, melalui KB Kookmin Bank, merupakan pemegang saham pengendali KB Bukopin dengan kepemilikan saham 67%. Mereka pemain utama dalam industri jasa keuangan berbasis digital di Korea Selatan.
Sistem teknologi informasi KBFG sangat maju dan modern. Di beberapa tempat, seperti treasury, mereka telah memulai penggunaan kecerdasan buatan (artificial intelligence), sehingga bisa beroperasi 24 jam.
(Baca juga:Sukses Bawa KB Bukopin Membaik, Dirut KB Bukopin Dipanggil Kembali Ke Korea Selatan)
IT Data Center KBFG, yang terletak di kawasan Gimpo, sekitar 40 menit berkendara dari pusat Kota Seoul, menggunakan teknologi terkini dalam semua aspek. Gedung IT data center dirancang anti-gempa. Akses masuk gedung sangat ketat dan terbatas, menggunakan sistem berlapis-lapis, mulai dari ID card, pemindai sidik jari, hingga nadi.
Gedung juga terlihat sangat bersih, menggunakan teknologi penyedot debu. Bagian dalam gedung dilengkapi dengan teknologi stabilisasi suhu. Ada pula detektor panas dan air. Semua aktivitas dan kondisi gedung dipantau secara teliti dari ruang pengawas selama 24 jam.
Sebagai grup bisnis keuangan terbesar di Korea dengan total aset USD560,1 miliar dan didukung oleh basis pelanggan yang mencapai 70% populasi Korea, KBFG mempunyai daya dukung yang sangat besar untuk mendorong perkembangan dan kemajuan KB Bukopin.
Melalui proses transfer teknologi dan sistem manajemen yang lebih baik, KBFG diharapkan menjadikan KB Bukopin sebagai bank berkemampuan layanan digital yang andal.
Di sela rangkaian KB Kookmin Bank Strategy Forum 2023 di Seoul, Korea Selatan, pekan lalu, jurnalis KORAN SINDO Masirom, bersama beberapa wartawan dari Indonesia mewawancarai Wakil Direktur Utama KB Bukopin Robby Mondong, yang didampingi Direktur KB Bukopin Helmi Fahrudin. Berikut petikannya:
Apa pelajaran yang bisa diambil dari rangkaian acara KB Kookmin Bank Strategy Forum 2023?
Acara ini bisa dibilang merupakan global meeting Kookmin Bank, KB Financial Group di 2023. Dari lima hari kita di sini (Seoul), kita diberi kesempatan meeting dengan direktur terkait. Kalau saya, bertemu dengan direktur ritel, direktur human resource, direktur general affairs, direktur produk dan lain sebagainya. Teman-teman (direksi KB Bukopin) juga. Misalnya Pak Henry (Direktur KB Bukopin, Henry Sawali) dengan direktur kredit, Pak Yohanes (Direktur KB Bukopin Yohanes Suhardi) dengan direktur SME dan bisnisnya.
Banyak yang bisa kita pelajari, secara sistem, operasional, maupun program. Terutama kalau saya banyak di bisnis, itu terkait dengan cara mereka berbisnis, kedisiplinan, dan strategi mereka membangun sistem kebersamaan. Kemarin kita bertemu bagian human resources, mereka sangat menekankan loyalitas, disiplin, dan zero fraud. Benar-benar fraud itu tidak ada toleransi sekecil pun. Fraud ini tidak hanya melibatkan uang. Mencuri-curi waktu, bisa jadi tindakan indisipliner. Mereka jelaskan juga.
(Baca juga:Bukopin Resmi Ganti Nama Jadi KB Bukopin)
Kemudian cara mereka menarik talent, benar-benar luar biasa. KB Kookmin Bank, secara survei menjadi pilihan pertama mahasiswa yang baru lulus di Korea. Nah, bagi Bukopin, kita perlu belajar agar bisa mengikuti itu.
KBFG, melalui KB Kookmin Bank, merupakan pemegang saham pengendali KB Bukopin dengan kepemilikan saham 67%. Mereka pemain utama dalam industri jasa keuangan berbasis digital di Korea Selatan.
Sistem teknologi informasi KBFG sangat maju dan modern. Di beberapa tempat, seperti treasury, mereka telah memulai penggunaan kecerdasan buatan (artificial intelligence), sehingga bisa beroperasi 24 jam.
(Baca juga:Sukses Bawa KB Bukopin Membaik, Dirut KB Bukopin Dipanggil Kembali Ke Korea Selatan)
IT Data Center KBFG, yang terletak di kawasan Gimpo, sekitar 40 menit berkendara dari pusat Kota Seoul, menggunakan teknologi terkini dalam semua aspek. Gedung IT data center dirancang anti-gempa. Akses masuk gedung sangat ketat dan terbatas, menggunakan sistem berlapis-lapis, mulai dari ID card, pemindai sidik jari, hingga nadi.
Gedung juga terlihat sangat bersih, menggunakan teknologi penyedot debu. Bagian dalam gedung dilengkapi dengan teknologi stabilisasi suhu. Ada pula detektor panas dan air. Semua aktivitas dan kondisi gedung dipantau secara teliti dari ruang pengawas selama 24 jam.
Sebagai grup bisnis keuangan terbesar di Korea dengan total aset USD560,1 miliar dan didukung oleh basis pelanggan yang mencapai 70% populasi Korea, KBFG mempunyai daya dukung yang sangat besar untuk mendorong perkembangan dan kemajuan KB Bukopin.
Melalui proses transfer teknologi dan sistem manajemen yang lebih baik, KBFG diharapkan menjadikan KB Bukopin sebagai bank berkemampuan layanan digital yang andal.
Di sela rangkaian KB Kookmin Bank Strategy Forum 2023 di Seoul, Korea Selatan, pekan lalu, jurnalis KORAN SINDO Masirom, bersama beberapa wartawan dari Indonesia mewawancarai Wakil Direktur Utama KB Bukopin Robby Mondong, yang didampingi Direktur KB Bukopin Helmi Fahrudin. Berikut petikannya:
Apa pelajaran yang bisa diambil dari rangkaian acara KB Kookmin Bank Strategy Forum 2023?
Acara ini bisa dibilang merupakan global meeting Kookmin Bank, KB Financial Group di 2023. Dari lima hari kita di sini (Seoul), kita diberi kesempatan meeting dengan direktur terkait. Kalau saya, bertemu dengan direktur ritel, direktur human resource, direktur general affairs, direktur produk dan lain sebagainya. Teman-teman (direksi KB Bukopin) juga. Misalnya Pak Henry (Direktur KB Bukopin, Henry Sawali) dengan direktur kredit, Pak Yohanes (Direktur KB Bukopin Yohanes Suhardi) dengan direktur SME dan bisnisnya.
Banyak yang bisa kita pelajari, secara sistem, operasional, maupun program. Terutama kalau saya banyak di bisnis, itu terkait dengan cara mereka berbisnis, kedisiplinan, dan strategi mereka membangun sistem kebersamaan. Kemarin kita bertemu bagian human resources, mereka sangat menekankan loyalitas, disiplin, dan zero fraud. Benar-benar fraud itu tidak ada toleransi sekecil pun. Fraud ini tidak hanya melibatkan uang. Mencuri-curi waktu, bisa jadi tindakan indisipliner. Mereka jelaskan juga.
(Baca juga:Bukopin Resmi Ganti Nama Jadi KB Bukopin)
Kemudian cara mereka menarik talent, benar-benar luar biasa. KB Kookmin Bank, secara survei menjadi pilihan pertama mahasiswa yang baru lulus di Korea. Nah, bagi Bukopin, kita perlu belajar agar bisa mengikuti itu.
Lihat Juga :