Sentil BUMN Sakit, Erick Thohir: Boro-boro Bantu Masyarakat, Bantu Diri Sendiri Saja Sulit
Sabtu, 28 Januari 2023 - 17:49 WIB
loading...
Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir kembali menyentil perusahaan pelat merah yang sakit-sakitan. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir kembali menyentil perusahaan pelat merah yang 'sakit-sakitan' alias selalu merugi. Erick menekankan, ingin BUMN harus sehat agar bisa mendorong ekonomi kerakyatan.
Baca Juga: 27 BUMN Merugi Triliunan Rupiah Sepanjang 2021, Maskapai Garuda Paling Jumbo
Menurutnya, BUMN sakit akan mengalami kesulitan, lantaran tidak bisa berkontribusi kepada masyarakat hingga ketidakmampuan membiayai operasional perusahaan. Bahkan, perseroan 'sakit-sakitan' hanya akan menjadi beban negara. Lantaran tidak memberikan dividen, justru mendapat suntikan anggaran dari pemerintah.
"Kalau BUMN sakit, boro-boro mau bantu masyarakat, bantu dirinya sendiri saja sulit, ujung-ujungnya dibantu pemerintah, buat apa. Mending dananya untuk program-program yang jelas dampaknya dirasakan masyarakat langsung," ungkap Erick Thohir, dikutip Sabtu (28/1/2023).
Dia sejak awal menekankan pentingnya menjaga kondisi keuangan dan operasional BUMN. Menurutnya, perbaikan kinerja melalui proses transformasi akan memberikan dampak besar, bukan hanya kepada BUMN itu sendiri, melainkan juga bagi masyarakat.
Baca Juga: 27 BUMN Merugi Triliunan Rupiah Sepanjang 2021, Maskapai Garuda Paling Jumbo
Menurutnya, BUMN sakit akan mengalami kesulitan, lantaran tidak bisa berkontribusi kepada masyarakat hingga ketidakmampuan membiayai operasional perusahaan. Bahkan, perseroan 'sakit-sakitan' hanya akan menjadi beban negara. Lantaran tidak memberikan dividen, justru mendapat suntikan anggaran dari pemerintah.
"Kalau BUMN sakit, boro-boro mau bantu masyarakat, bantu dirinya sendiri saja sulit, ujung-ujungnya dibantu pemerintah, buat apa. Mending dananya untuk program-program yang jelas dampaknya dirasakan masyarakat langsung," ungkap Erick Thohir, dikutip Sabtu (28/1/2023).
Dia sejak awal menekankan pentingnya menjaga kondisi keuangan dan operasional BUMN. Menurutnya, perbaikan kinerja melalui proses transformasi akan memberikan dampak besar, bukan hanya kepada BUMN itu sendiri, melainkan juga bagi masyarakat.
Lihat Juga :