Gubernur Bank Indonesia Ungkap Arah Kebijakan Moneter di 2023

Senin, 30 Januari 2023 - 12:35 WIB
loading...
Gubernur Bank Indonesia...
Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo mengungkapkan arah kebijakan moneter tahun ini. FOTO/dok.SINDOnews
A A A
JAKARTA - Bank Indonesia (BI) mengungkapkan arah kebijakan moneter tahun ini. Adapun kebijakan tersebut fokus menurunkan inflasi dan menjaga stabilitas nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS).

"Arah kebijakan kami jelas baik tahun lalu hingga saat ini instrumen moneter kami adalah pro-stability. Sementara instrumen makroprudensial, sistem pembayaran juga pasar uang, inklusi ekonomi, ekonomi hijau, dan syariah adalah pro-growth," ujar Gubernur BI Perry Warjiyo dalam acara merilis Laporan Transparansi dan Akuntabilitas Bank Indonesia (LTABI) 2022, di Jakarta, Senin (30/1/2023).

Baca Juga: BI Optimistis Ekonomi RI Tumbuh 5,3% di 2023, Target Pengguna QRIS 1 Miliar per Hari

Menurut dia untuk menurunkan inflasi inti, BI telah menaikkan suku bunga hingga 225 basis poin (bps). Perry mengatakan bahwa kenaikan suku bungan tersebut cukup moderat.

"Sudah jelas bahwa 225 bps ini memadai, ini sudah jelas sekali, tidak ada kata-kata yang lebih transparan dengan arah kebijakan ini. Kami yakin, nilai tukar rupiah akan menguat dan kami akan terus menjaga itu. Dan tentu saja, kami akan terus mengoptimalkan pengelolaan lalu lintas devisa untuk stabilitas nilai tukar, eksternal, dan ekonomi kita," kata dia.

Sedangkan arah kebijakan makroprudensial, BI tetap memegang ke arah pro-growth, di mana sebelumnya BI sudah memastikan melalui program DP 0% dan berbagai insentif lainnya.

"Kami akan terus berkreasi mendorong pembiayaan dan kredit, memastikan kredit tahun ini bisa 10-12%, bahkan bisa lebih," kata dia.

BI memantau bahwa sejumlah bank punya potensi kredit tumbuh lebih dari 12% sepanjang bank tersebut prudent. BI pun melakukan digitalisasi besar-besaran, tidak hanya menargetkan QRIS 45 juta pengguna tetapi juga ASEAN 5 connectivity. Semua hal itu menjadi pilar, dan tentu juga ditambah dengan Rupiah Digital yaitu Proyek Garuda.

Baca Juga: Ekonomi AS Tumbuh 2,9% di Kuartal IV 2022, Investor Khawatir Terjadi Resesi

Bank Indonesia juga terus mendorong mendorong inklusi ekonomi dan keuangan, UMKM, ekonomi dan keuangan syariah, juga ekonomi hijau. Hilirisasi pemerintah juga terus didorong.

"Itulah evaluasi kebijakan di 2022 dan arah kebijakan BI di 2023, transparansi, jelas kami komunikasikan. Kalau kita komunikasikan secara lebih baik, dan masyarakat, investor, perbankan, dunia usaha adalah suatu capaian rational expectation hypothesis," kata dia.

(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Lanjutkan Dedolarisasi,...
Lanjutkan Dedolarisasi, China dan Indonesia Buang Dolar Rp229,6 Triliun dalam 4 Bulan
Pembelian Dolar AS Diperketat,...
Pembelian Dolar AS Diperketat, BI Batasi Transaksi USD10 Ribu Mulai Juli 2026
BI Tancap Gas, Suku...
BI Tancap Gas, Suku Bunga Acuan Kembali Naik 25 Bps ke Level 5,75%
Strategi Moneter Dikritik...
Strategi Moneter Dikritik Banggar DPR, Begini Penjelasan BI Soal Menjaga Rupiah
Utang Luar Negeri Indonesia...
Utang Luar Negeri Indonesia Bengkak Tembus Rp7.795 Triliun
Perkuat Rupiah, BI dan...
Perkuat Rupiah, BI dan Bank Sentral China Perdalam Penguatan Transaksi Tanpa Dolar AS
Sikapi Gejolak Ekonomi,...
Sikapi Gejolak Ekonomi, Partai Perindo Sodorkan Risalah Kebijakan untuk BI dan Pemerintah
BI Rate Naik dan Rupiah...
BI Rate Naik dan Rupiah (tetap) Melemah
Sinergi Pemprov DKI...
Sinergi Pemprov DKI dan BI, Inflasi Jakarta Melandai pada Mei
Rekomendasi
Putin Terus Tebar Ancaman,...
Putin Terus Tebar Ancaman, 4 Negara ini Memiliki Bunker Nuklir Teraman di Eropa
5 Fakta Menarik Timnas...
5 Fakta Menarik Timnas Jerman Lolos ke Babak 32 Besar Piala Dunia 2026
Rano Karno Sebut Jakarta...
Rano Karno Sebut Jakarta Masuk 53 Kota Terbaik Dunia Kalahkan Washington DC
Berita Terkini
Selat Hormuz Kembali...
Selat Hormuz Kembali Dibuka, Kilang-kilang Asia Ogah Ikut Demam Minyak Teluk
Trump Klaim Kesepakatan...
Trump Klaim Kesepakatan Damai AS-Iran Selamatkan Dunia dari Bencana Ekonomi
Diskon Tarif Transportasi...
Diskon Tarif Transportasi hingga 30% Kembali Menyapa selama Periode Libur Sekolah 2026
Dorong Ekonomi Hijau,...
Dorong Ekonomi Hijau, Kapal Api Group Rehabilitasi Mangrove di Semarang
Ini Daftar PLTU Terdampak...
Ini Daftar PLTU Terdampak Krisis Pasokan Batu Bara di Pulau Jawa
Dorong Kesejahteraan...
Dorong Kesejahteraan Petani, Inovasi Fungisida Syngenta Hadir di Jember
Infografis
7 Negara Penghafal Alquran...
7 Negara Penghafal Alquran Terbanyak di Dunia, Indonesia Peringkat Berapa?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved