Naik 20%, Holding BUMN Asuransi Kantongi Pendapatan Rp10,50 Triliun di 2022
Senin, 30 Januari 2023 - 17:54 WIB
loading...
A
A
A
Adapun laba bersih pada periode yang sama tercatat senilai Rp3,44 triliun, naik 0,5% dibandingkan tahun sebelumnya. Menurut Robertus, pendapatan bersih holding berasal dari kenaikan pendapatan underwriting, pendapatan jasa keuangan dan pengelolaan gedung, kenaikan hasil investasi, serta pendapatan lain-lain, terutama penerimaan denda sumbangan wajib pada Jasa Raharja.
Sementara, pendapatan konsolidasi premi bruto pada tahun lalu mencapai Rp26,84 triliunatau naik 0,5%. Jumlah tersebut dikontribusikan oleh IFG Life Rp 840 miliar, PT Jaminan Kredit Indonesia atau Jamkrindo Rp578 miliar, dan Jasa Raharja Rp212 miliar.
baca juga: Aldila Jelita Pamer Kartu Asuransi Pengguna Prioritas, Netizen: Jangan Minta Donasi Lagi
"Pendapatan premi bruto mengalami kenaikan 0,5%. Prognosis pada 2022 ini Rp26,84 triliun, disumbang dari seluruh anak usaha kami, terutama yang cukup signifikan dari IFG Life, Jamkrindo, Jasa Raharja," jelas Robertus.
Sementara, pendapatan konsolidasi premi bruto pada tahun lalu mencapai Rp26,84 triliunatau naik 0,5%. Jumlah tersebut dikontribusikan oleh IFG Life Rp 840 miliar, PT Jaminan Kredit Indonesia atau Jamkrindo Rp578 miliar, dan Jasa Raharja Rp212 miliar.
baca juga: Aldila Jelita Pamer Kartu Asuransi Pengguna Prioritas, Netizen: Jangan Minta Donasi Lagi
"Pendapatan premi bruto mengalami kenaikan 0,5%. Prognosis pada 2022 ini Rp26,84 triliun, disumbang dari seluruh anak usaha kami, terutama yang cukup signifikan dari IFG Life, Jamkrindo, Jasa Raharja," jelas Robertus.
(ind)
Lihat Juga :