Respons Penutupan Seluruh Layanan JD.Id, Presiden Buruh: Resesi Ekonomi Tak Bisa Dihindari

Senin, 30 Januari 2023 - 17:53 WIB
loading...
Respons Penutupan Seluruh...
Kabar tutupnya seluruh layanan platform jual-beli online, JD.Id direspons oleh Presiden Partai Buruh dan Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI), Said Iqbal. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Kabar tutupnya seluruh layanan platform jual-beli online, JD.Id direspons oleh Presiden Partai Buruh dan Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI), Said Iqbal . Menurutnya hal itu tidak lepas dari dampak resesi ekonomi global.

Baca Juga: Resmi Tutup, JD.ID Setop Layanan Mulai 31 Maret 2023

Said Iqbal mengungkapkan, dampak dari melemah ekonomi cukup terasa pada menurunnya permintaan. Hal itu yang menjadi penyebab utama dari maraknya PHK (Pemutusan Hubungan Kerja) yang terjadi sejak tahun 2022 hingga awal tahun 2023. Bahkan dikatakan Said Iqbal, hal tersebut juga punya kemungkinan bakal menyelimuti sepanjang tahun 2023.

"Pertama resesi ekonomi tidak bisa dihindarkan, perang belum menentu dan menjadi hambatan rantai pasok, akibatnya di Eropa menurun daya belinya. Seluruh dunia melakukan pemangkasan, google, Microsoft, Cripto juga melakukan PHK imbasnya," ujar Said Iqbal saat dihubungi MNC Portal, Senin (30/1/2023).

Lebih lanjut, Said Iqbal berpendapat, bahwa dampak fenomena pelemahan ekonomi global ini bakal paling terasa di sektor ekonomi digital. Sebab perusahaan digital dan teknologi ini masih membutuhkan modal yang cukup besar untuk menjalankan operasionalnya.

Baca Juga: Ternyata Ini Penyebab JD.ID Tutup di Indonesia Selamanya

Di sisi lain investor juga mulai merealisasikan keuntungan dari modal yang ditanam sebelumnya. Karena perusahaan digital seperti diketahui juga cukup ramai saat pandemi covid 19, namun saat ini pembatasan mobilitas juga dicabut sering dari pengumuman pemerintah.

"Fenomena (JD.Id) ini jangan kaget bakal meluas ke platform e-commerce lainya, mungkin bisa seperti bli-bli, Tokped, Grab, atau lainnya, kemungkinan itu pasti ada. Resesi global bakal berdampak pada sektor ekonomi digital," sambung Said Iqbal.

Oleh karenanya, hal ini bakal berdampak pada keputusan PHK dan meningkatkan pengangguran baru. Said Iqbal meminta Pemerintah diminta untuk bisa mencermati fenomena-fenomena yang terjadi dalam industri digital. Karena diketahui juga bahwa sebelumnya juga beberapa perusahaan startup Indonesia mengalami PHK lebih dulu.

"Terhadap sektor tertentu, terutama padat karya, yang ordernya dari luar, itu memang seharusnya dijaga, paling tidak bisa menjamin untuk berjualan di pasar domestik," pungkasnya.

Sebelumnya, JD.Id mengumumkan bahwa bakal menutup seluruh layanan mulai bulan Maret mendatang. Bahkan ulai 15 Februari mendatang, platform tersebut sudah hidak menerima pesanan.

Head of corporate communications & public affairs JD.Id, Setya Yudha indraswara mengatakan, hal tersebut merupakan keputusan strategis dari JD.COM untuk berkembang di pasar internasional dengan fokus pada pembangunan jaringan rantai pasok lintas-negara, dengan logistik dan pergudangan sebagai intinya.

Namun terkait dampak kepada karyawan dari berhentinya seluruh layanan JD.Id tersebut Yudha masih enggan untuk mengabarkan lebih jauh. "Terkait ini, saya juga belum bisa memberikan statement," kata Yudha saat dihubungi MNC Portal, Senin (30/1).
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Klaim Kesepakatan...
Trump Klaim Kesepakatan Damai AS-Iran Selamatkan Dunia dari Bencana Ekonomi
Kena PHK Dapat Uang...
Kena PHK Dapat Uang Tunai 60% dari Gaji selama 6 Bulan, Ini Syaratnya
Mengenal Lipstick Effect,...
Mengenal Lipstick Effect, Alasan Mal dan Coffee Shop Tetap Ramai di Tengah Krisis Ekonomi
Badai PHK Guncang Inggris...
Badai PHK Guncang Inggris di Tengah Perang AS-Iran, Tembus Rekor Tertinggi 5 Tahun
Biang Kerok PHK, Rupiah...
Biang Kerok PHK, Rupiah Loyo Bikin Ongkos Produksi Membengkak
Gelombang PHK Hantam...
Gelombang PHK Hantam Pulau Jawa, Said Iqbal Ungkap 3 Faktor Penyebabnya
5 Peristiwa Politik...
5 Peristiwa Politik Pekan Ini: Said Iqbal Jadi Penasihat Presiden, Prabowo Terima JK, hingga Mahasiswa Turun ke Jalan
Jadi Penasihat Presiden,...
Jadi Penasihat Presiden, Said Iqbal Siap Perjuangkan Kepastian Kerja dan Upah Layak
Jadi Penasihat Presiden,...
Jadi Penasihat Presiden, Said Iqbal Tegaskan Buruh Tetap Bisa Demo Sesuai Aturan
Rekomendasi
Untuk Pertama Kalinya,...
Untuk Pertama Kalinya, Turki Ekspor Kapal Perang
5 Fakta Menarik Timnas...
5 Fakta Menarik Timnas Jerman Lolos ke Babak 32 Besar Piala Dunia 2026
Rano Karno Sebut Jakarta...
Rano Karno Sebut Jakarta Masuk 53 Kota Terbaik Dunia Kalahkan Washington DC
Berita Terkini
Selat Hormuz Kembali...
Selat Hormuz Kembali Dibuka, Kilang-kilang Asia Ogah Ikut Demam Minyak Teluk
Trump Klaim Kesepakatan...
Trump Klaim Kesepakatan Damai AS-Iran Selamatkan Dunia dari Bencana Ekonomi
Diskon Tarif Transportasi...
Diskon Tarif Transportasi hingga 30% Kembali Menyapa selama Periode Libur Sekolah 2026
Dorong Ekonomi Hijau,...
Dorong Ekonomi Hijau, Kapal Api Group Rehabilitasi Mangrove di Semarang
Ini Daftar PLTU Terdampak...
Ini Daftar PLTU Terdampak Krisis Pasokan Batu Bara di Pulau Jawa
Dorong Kesejahteraan...
Dorong Kesejahteraan Petani, Inovasi Fungisida Syngenta Hadir di Jember
Infografis
Zionis Israel Tak Bisa...
Zionis Israel Tak Bisa Hancurkan Hamas secara Militer
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved