LPI 2022 BI Beri Arah Jelas Situasi Ekonomi Indonesia
Selasa, 31 Januari 2023 - 16:26 WIB
loading...
A
A
A
Fathan mengatakan, tahun ini merupakan tahun krusial bagai perekonomian negara-negara dunia akibat tidak menentunya situasi global. Perang Rusia-Ukraina yang tidak kunjung usai, perang dagang Amerika Serikat-China yang kian intens, hingga dampak perubahan iklim yang kian terasa membuat situasi perekonomian kian tak menentu.
“Dalam situasi ini dibutuhkan panduan jelas mengenai pondasi perekonomian di tanah air dan bagaimana peluang yang bisa dimanfaatkan sehingga Indonesia tidak ikut terjerembab dalam potensi resisi,” katanya.
Baca Juga: Tatkala Gubernur BI Ajak Semua Kalangan Banyak-banyak Bersyukur
Sambung Fathan mengungkapkan, dalam LPI 2022, BI memberikan kisi-kisi kondisi makro perekonomian Indonesia. Di antaranya pertumbuhan ekonomi 2023 di kisaran 4,5-5,3%, dan transaksi berjalan diprakirakan berada dalam kisaran surplus 0,4% sampai dengan defisit 0,4% dari PDB. Selain itu Inflasi pada 2023 diprakirakan menurun dan kembali ke dalam sasaran 3,0±1%.
“Secara umum dari LPI ini kita bisa optimistis jika perekonomian Indonesia tahan ini akan tetap bertahan di tengah gejolak global. Kendati demikian kita tetap harus waspada dengan berbagai dinamika global yang bisa memberikan ekses negative ke perekonomian nasional,” ujarnya.
“Dalam situasi ini dibutuhkan panduan jelas mengenai pondasi perekonomian di tanah air dan bagaimana peluang yang bisa dimanfaatkan sehingga Indonesia tidak ikut terjerembab dalam potensi resisi,” katanya.
Baca Juga: Tatkala Gubernur BI Ajak Semua Kalangan Banyak-banyak Bersyukur
Sambung Fathan mengungkapkan, dalam LPI 2022, BI memberikan kisi-kisi kondisi makro perekonomian Indonesia. Di antaranya pertumbuhan ekonomi 2023 di kisaran 4,5-5,3%, dan transaksi berjalan diprakirakan berada dalam kisaran surplus 0,4% sampai dengan defisit 0,4% dari PDB. Selain itu Inflasi pada 2023 diprakirakan menurun dan kembali ke dalam sasaran 3,0±1%.
“Secara umum dari LPI ini kita bisa optimistis jika perekonomian Indonesia tahan ini akan tetap bertahan di tengah gejolak global. Kendati demikian kita tetap harus waspada dengan berbagai dinamika global yang bisa memberikan ekses negative ke perekonomian nasional,” ujarnya.
Lihat Juga :