Sri Mulyani Ungkap Ciri-ciri Negara Maju: Tidak Ada Infrastruktur yang Bobrok

Kamis, 02 Februari 2023 - 13:31 WIB
loading...
Sri Mulyani Ungkap Ciri-ciri...
Menteri Keuangan Sri Mulyani mengungkapkan ciri-ciri negara maju. FOTO/Antara Photo
A A A
JAKARTA - Menteri Keuangan Sri Mulyani mengungkapkan selama 50 tahun hanya 20 negara yang mampu lepas dari jebakan pendapatan rendah hingga menengah atau low-midlle income menjadi pendapatan tinggi atau high income. Seperti di Asia banyak negara yang pendapatannya sempat naik lalu turun lagi atau tetap berada di tengah-tengah, seperti Malaysia, Thailand, Vietnam, dan Indonesia.

"Jadi bagaimana caranya menjadi negara maju, ciri-ciri yang pertama pasti SDM-nya bagus. Lalu sistem pendidikannya bagus, sistem kesehatannya bagus, banyak anak-anak di eskpose melihat cakrawala dunia," ujar Sri Mulyani dalam Kuliah Umum Ketahanan Ekonomi dalam Perspektif Lokal, Nasional dan Global secara virtual di Jakarta, Kamis (2/2/2023).

Baca Juga: Anggaran Pendidikan 2023 Tembus Rp612 Triliun, Tertinggi Sepanjang Sejarah

Tak hanya itu, mereka juga diberikan dana untuk melakukan research and development, paham mengenai isu-isu penting, dan berbagai hasil risetnya dipatenkan. Dari paten ini kemudian dibuat produk-produk yang bisa masuk ke dalam industri.

"Tidak ada negara high income yang infrastrukturnya bobrok. Inilah alasan Presiden Jokowi membangun infrastruktur, karena kalau infrastrukturnya bagus, maka mobilitas masyarakat juga akan terdorong," kata dia.

Baca Juga: Ekonomi Melambat, Sri Mulyani Waspadai Peningkatan Tensi Geopolitik

Tidak hanya itu, untuk menjadi high income perlu membangun institusi dan sistem. Di samping itu tidak ada peraturan yang ruwet. "Sistem pun tidak tiba-tiba jadi, melainkan dibangun melalui berbagai macam pengetahuan dari negara lain," kata dia.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Antipasi Lonjakan Pengguna,...
Antipasi Lonjakan Pengguna, Jasa Marga Intensifkan Preservasi Rutin Jalan Tol
Menteri PU Tinjau IPTC,...
Menteri PU Tinjau IPTC, Nindya Karya Dukung Penambahan Fasilitas Atlet Difabel
Heboh Sell Indonesia...
Heboh 'Sell Indonesia' saat Rupiah-IHSG Terpuruk, Muncul Sosok Lama Bikin Kepercayaan Runtuh
Jelajahi 197 Negara,...
Jelajahi 197 Negara, Peneliti Temukan Kesederhanaan Jadi Kunci Kebahagiaan
Diserbu 3.800 Pengunjung,...
Diserbu 3.800 Pengunjung, PINDEX 2026 Disambut Antusias
Bangun Infrastruktur...
Bangun Infrastruktur Unggul, Brantas Abipraya Perkuat Kolaborasi Internal
Mantan Wakapolri: Polisi...
Mantan Wakapolri: Polisi yang Bawa Dokter Tifa ke RS Polri Pernah Dampingi Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis Temui Jokowi
Asosiasi Dosen Ilmu...
Asosiasi Dosen Ilmu Hukum dan Kriminologi Indonesia: Jokowi Apresiasi UU Polri Baru
Jokowi dan PSI Dinilai...
Jokowi dan PSI Dinilai Satu Paket Politik, Ini Temuan Survei LPI
Rekomendasi
Pasukan Israel Gagal...
Pasukan Israel Gagal Ambil Tank Komandan yang Gugur di Lebanon Selatan
Jelang Lawan Arab Saudi,...
Jelang Lawan Arab Saudi, Yamal Belum Siap Main 90 Menit
Indonesia Perkuat Regenerasi...
Indonesia Perkuat Regenerasi Atlet demi Kuasai Panggung MMA Asia
Berita Terkini
Grab For Business Luncurkan...
Grab For Business Luncurkan Corporate Dine Out, Jamuan Makan Kantor Bebas Reimburse
Saingan Selat Malaka!...
Saingan Selat Malaka! Thailand Nekat Hidupkan Megaproyek Rp535 Triliun
Ekonom Soroti Data Positif...
Ekonom Soroti Data Positif Fiskal dan Investasi, Narasi Sell Indonesia Dinilai Keliru
Mandatori B50 Buka Peluang...
Mandatori B50 Buka Peluang Swasembada Energi dan Jadikan Indonesia Pionir Energi Bersih
Bitcoin Melemah Usai...
Bitcoin Melemah Usai FOMC, Indodax Ingatkan Manajemen Risiko
Pascadamai AS-Iran:...
Pascadamai AS-Iran: Kapal Raksasa Ini Tembus Selat Hormuz, Krisis Energi Global Mulai Mereda?
Infografis
8 Negara dengan Aturan...
8 Negara dengan Aturan Berpakaian Paling Ketat, Ada yang Melarang Sandal Jepit
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved