Bulog Terlilit Utang Rp 32 Triliun Saat Buwas Datang, Kini Tinggal Tersisa Rp 7 T

Kamis, 02 Februari 2023 - 19:55 WIB
loading...
Bulog Terlilit Utang...
Direktur Utama (Dirut) Perum Bulog, Budi Waseso mengaku, telah memangkas utang perusahaan sebesar Rp 25 triliun dari total utang Rp 32 triliun. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Direktur Utama (Dirut) Perum Bulog , Budi Waseso mengaku, telah memangkas utang perusahaan sebesar Rp 25 triliun dari total utang Rp 32 triliun. Meski begitu BUMN Pangan itu saat ini masih terlilit utang yang tersisa mencapai Rp 7 triliun.

Baca Juga: Buwas Beberkan Bulog Punya Total Utang Rp13 Triliun, Begini Penjelasannya

Buwas -sapaan akrab Budi Waseso- menceritakan, saat awal dirinya menjabat sebagai Direktur Utama Bulog pada 2018 lalu, kondisi perusahaan terlilit utang sebesar Rp 32 triliun. Bahkan terangnya, Bulog menelan kerugian hingga Rp 1,7 triliun.

"Saya bersyukur, Alhamdulillah. Pertama, saya itu waktu menjadi Dirut seingat saya (Bulog) punya utang Rp 32 triliun. Saya ditinggalin kerugian 1,7 triliun," ungkap Dirut Buwas saat konferensi pers, Kamis (2/2/2023).

Pada 2021 lalu, lanjut Buwas, dirinya mulai memperbaiki struktur keuangan Bulog. Meski keuntungan perusahaan masih tercatat kecil yakni Rp 267 miliar.

"Mulai dari 2021, saya sudah bisa membukukan keuntungan, walaupun masih cukup kecil untuk sekelas Bulog," kata dia.

Baca Juga: Beras Medium Bulog Bakal Masuk Ritel Modern

Mantan Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) itu mengaku tidak memiliki pengalaman bisnis di sektor pangan, hanya saja dia punya keinginan besar untuk belajar. Kesempatan belajar dia dapatkan saat Presiden Joko Widodo (Jokowi) mempercayai dirinya memimpin Bulog.

"Saya kan latar belakangnya polisi, enggak ada ilmu sedikitpun soal Bulog. Tapi saya punya kemauan dan akhirnya saya bisa," ucap dia.

"Jadi kalau lihat dari itu (utang dan kerugian) kira-kira stres nggak? tapi kan ini semua karena penugasan. Tapi itulah, sekarang bisa buktikan bahwa siapapun itu bisa asalkan punya kemauan," lanjutnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Utang Luar Negeri Indonesia...
Utang Luar Negeri Indonesia Bengkak Tembus Rp7.795 Triliun
Rupiah Keok Lawan Dolar...
Rupiah Keok Lawan Dolar AS, Hari Ini Berakhir Sentuh Rp17.839
Serap Beras Petani,...
Serap Beras Petani, Kapasitas Gudang Bulog Ditambah hingga 7 Juta Ton
Ekonomi Singapura Melesat...
Ekonomi Singapura Melesat 6% Berkat Demam AI, Mengapa Masih Kirim Sinyal Bahaya?
Utang Dunia Tembus Rekor...
Utang Dunia Tembus Rekor Gila Rp6.168 Kuadriliun! Investor Mulai Buang AS?
Purbaya Ungkap Administrasi...
Purbaya Ungkap Administrasi di Danantara Hambat Restrukturisasi Utang Whoosh
Tahu-Tempe dan Impor...
Tahu-Tempe dan Impor Kedelai yang Mematikan
Kolaborasi Bulog Cirebon...
Kolaborasi Bulog Cirebon dan Pemda Jaga Inflasi di Tengah Ketidakpastian Global
Prabowo Sidak ke Gudang...
Prabowo Sidak ke Gudang Bulog Magelang, Pastikan Stok Aman dan Distribusi Tepat Sasaran
Rekomendasi
Tak Perlu Tunggu Air...
Tak Perlu Tunggu Air Mati, Perumda Bekasi Kini Bisa Deteksi Pipa Bocor Sejak Dini
Gunduli Irak, Prancis...
Gunduli Irak, Prancis Segel Tiket 32 Besar Piala Dunia 2026
Keir Starmer, PM yang...
Keir Starmer, PM yang Baik, tapi Kenapa Dibenci?
Berita Terkini
Kilau Emas Antam Kembali,...
Kilau Emas Antam Kembali, Hari Ini Naik Tipis Rp5 Ribu ke Rp2.673.000 per Gram
80 Juta Barel Minyak...
80 Juta Barel Minyak Siap Tumpah ke Pasar Dunia, 40 Kapal Tanker Antre Keluar dari Selat Hormuz
Jaga HET MinyaKita di...
Jaga HET MinyaKita di Angka Rp15.700 per Liter, Istana Buka Suara
Indonesia, Swiss, dan...
Indonesia, Swiss, dan UNDP Luncurkan Fase Baru Transformasi Lanskap Berkelanjutan di Indonesia
Perkuat Layanan Digital...
Perkuat Layanan Digital melalui Care+, LGI Hadirkan Fitur Wellness
Pasokan Seret Batu Bara...
Pasokan Seret Batu Bara Picu Pemadaman Listrik, Legislator Soroti Lambannya Persetujuan RKAB
Infografis
Ukraina Menolak Bayar...
Ukraina Menolak Bayar Utang Rp5.705 Triliun kepada AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved