Pemerintah Masih Utang ke Bulog Rp1,2 Triliun, Buwas: Dibayar lah

Jum'at, 03 Februari 2023 - 17:43 WIB
loading...
Pemerintah Masih Utang...
Direktur Utama Perum Bulog Budi Waseso. Foto/MPI/Faisal Rahman
A A A
JAKARTA - Perum Bulog mencatat sisa piutang yang belum dibayarkan oleh pemerintah mencapai Rp1,2 triliun. Sedangkan total piutang pemerintah mencapai Rp5,2 triliun.

Direktur Utama (Dirut) Perum Bulog, Budi Waseso mengungkapkan, pemerintah baru membayarkan utangnya sebesar Rp4 triliun sepanjang tahun lalu. Menurut dia, ada keterlambatan pembayaran yang seharusnya sudah dilunasi pada tahun 2022.

"Waktu itu mereka (pemerintah) punya utang sama kita, kalau nggak salah Rp5,2 triliun. Sudah dibayar Rp4 triliun, jadi sisanya Rp1,2 triliun," jelas Buwas, sapaan akrab Budi Waseso, saat diitemui di Pasar Induk Beras Cipinang, Jakarta, Jumat (3/2/2023).

Di masa sisa jabatannya sebagai Dirut, Buwas berharap pemerintah sudah melunasi piutang BUMN pangan tersebut. "Dibayarkan lah (sisa utang)," tukasnya.

Adapun piutang Bulog Rp1,2 triliun belum termasuk selisih harga beras impor sebanyak 500.000 ton yang tengah dibidik perusahaan.

Baca juga: Akui Praktik Mafia Beras Sudah Lama Terjadi, Bos Bulog: Percuma Ditangkap

Hingga akhir Januari 2023, jumlah serapan beras impor yang masuk ke gudang Bulog baru berkisar 300.000 ton. Sisanya berada di pelabuhan untuk menunggu pembongkaran dan sebagian lainnya sedang dalam pengiriman dari negara mitra.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Perkuat Penyimpanan...
Perkuat Penyimpanan Pangan di Kalsel, Titiek Soeharto Resmikan Gudang Bulog Kapasitas 3.500 Ton
Purbaya Sangkal Merah...
Purbaya Sangkal Merah Putih Bond Jadi Celah Pencucian Uang, Singgung Peran Singapura
Bulog Buka Gudang untuk...
Bulog Buka Gudang untuk Mahasiswa UGM, Dirut: Lihat Langsung Pengelolaan Cadangan Beras
Indonesia Buka Peluang...
Indonesia Buka Peluang Ekspor 10.000 Ton Beras ke Singapura
Panda Bond Bakal Dinilai...
Panda Bond Bakal Dinilai Lembaga Rating China, Purbaya Tak Peduli Hasil S&P dan Moody's
Utang Luar Negeri Indonesia...
Utang Luar Negeri Indonesia Bengkak Tembus Rp7.795 Triliun
Urgensi Cadangan Beras...
Urgensi Cadangan Beras Pemerintah Multikualitas
Pertaruhan Tugas Bulog...
Pertaruhan Tugas Bulog saat Stok Beras Jumbo
TERUNGKAP! Dokter Tifa...
TERUNGKAP! Dokter Tifa Terjerat Utang Ratusan Juta, Apartemen Disita PN Jakarta Selatan
Rekomendasi
PBNU Tetapkan Ponpes...
PBNU Tetapkan Ponpes Tambakberas Jombang Jadi Tuan Rumah Muktamar ke-35 NU
Trump Sebut Wasit Piala...
Trump Sebut Wasit Piala Dunia 2026 Raphael Claus Mencurigakan, Begini Respons FIFA
AS Serang Iran dan Cabut...
AS Serang Iran dan Cabut Pengecualian Sanksi Sementara untuk Minyak Iran
Berita Terkini
Keruntuhan Dolar AS...
Keruntuhan Dolar AS Bukan Lagi Dongeng, BRICS Ubah dari Khayalan Menjadi Ancaman Nyata
RI-India Bidik Nilai...
RI-India Bidik Nilai Kerja Sama Ekonomi Tembus Rp445,8 Triliun, dari Infrastruktur hingga SDA
Genera-Z Berbakti BCA...
Genera-Z Berbakti BCA Siapkan Mahasiswa Implementasikan Solusi bagi Desa Wisata
Kapal Tanker Kembali...
Kapal Tanker Kembali Diserang di Selat Hormuz, Harga Minyak Langsung Terbang
Pertamina Evaluasi Insiden...
Pertamina Evaluasi Insiden Mobil Tangki di Cianjur, Pasokan BBM Dipastikan Aman
Bertemu PM Modi, Prabowo...
Bertemu PM Modi, Prabowo Minta QRIS Segera Bisa Dipakai di India
Infografis
37 Pesawat AS Hancur...
37 Pesawat AS Hancur dan Rusak dalam Perang Iran, Kerugian Rp28 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved