Pedagang Pasar Induk Cipinang Keluhkan Pasokan Beras Langka

Senin, 06 Februari 2023 - 19:54 WIB
loading...
Pedagang Pasar Induk...
Cerita para pedagang di Pasar Induk Beras Cipinang (PIBC) yang mengeluhkan kelangkaan pasokan beras, terutama dari daerah. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Para pedagang di Pasar Induk Beras Cipinang (PIBC) mengeluhkan pasokan beras yang semakin langka terutama dari daerah. Salah seorang pedagang bernama Roji mengatakan, kelangkaan pasokan beras dikarenakan belum memasuki masa panen padi.

"Pasokan dari daerah saat ini 95% berkurang, Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur pun enggak ada, kecuali beras pesanan khusus di pabrik," kata Roji kepada MPI, Senin (6/2/2023).

Baca Juga: Waspadai Inflasi, Jokowi Minta Menteri Awasi Beras hingga Minyak Goreng

Roji mengungkapkan, hal tersebut jugalah yang akhirnya menaikkan harga beras. Permintaan terus meningkat, namun pasokan beras di pedagang menipis.

Dia menuturkan bahwa Bulog memang telah melakukan penyaluran, namun jumlahnya masih sangat sedikit dan belum bisa menutupi kebutuhan pasar. "Walaupun Bulog dikucurin kaya gimana, tetap berkurang terus (pasokan beras daerah) harga tinggi," jelasnya.

Baca Juga: Pedagang Pasar Induk Cipinang Tak Akan Lagi Jual Beras Bulog di Atas Rp8.900 per Kg

Hal senada juga disampaikan pedagang lain, Toto yang mengaku kesulitan mendapatkan pasokan beras dari daerah. Bahkan kalaupun ada yang datang, ia harus berebut dengan pedagang beras yang lain.

"Memang pasokan beras daerah sangat langka, biasanya pagi-pagi di sini kalau hari Senin penuh dengan truck dari daerah. Tapi sekarang sepi, karena pasokan daerah juga lagi kosong," ujarnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rupiah Keok Lawan Dolar...
Rupiah Keok Lawan Dolar AS, Hari Ini Berakhir Sentuh Rp17.839
Ekonomi Singapura Melesat...
Ekonomi Singapura Melesat 6% Berkat Demam AI, Mengapa Masih Kirim Sinyal Bahaya?
Dalih Iran Soal Penutupan...
Dalih Iran Soal Penutupan Ketat di Selat Hormuz, Stabilitas Harga Energi Masih Jauh
Dampak Perang Iran,...
Dampak Perang Iran, Harga Beras Asia Cetak Rekor Tertinggi dalam Dua Tahun
Rupiah Masih Rapuh,...
Rupiah Masih Rapuh, Hari Ini Sentuh Level Rp17.104 per USD
Tahan Harga BBM Subsidi,...
Tahan Harga BBM Subsidi, Purbaya: Instruksi Langsung Presiden!
Pedagang Korban Tertabrak...
Pedagang Korban Tertabrak Mobil SPPG di Bekasi Meninggal Dunia
Sopir Pajero yang Kabur...
Sopir Pajero yang Kabur usai Tabrak Pedagang di Jaktim Ditangkap
Tabrak Pedagang Buah...
Tabrak Pedagang Buah di Jaktim, Pengemudi Pajero Kabur
Rekomendasi
Kesepakatan Damai AS...
Kesepakatan Damai AS dan Iran Simbol Kekalahan Fatal PM Netanyahu, Ini 3 Alasannya
BMKG Pantau Potensi...
BMKG Pantau Potensi Likuefaksi usai Gempa Besar M6,7 di Palu Sulteng
Inggris Akan Pasok Uranium...
Inggris Akan Pasok Uranium ke Ukraina dan Jatuhkan Sanksi Baru terhadap Rusia
Berita Terkini
Risiko Geopolitik dan...
Risiko Geopolitik dan Dampaknya terhadap Pasar Mata Uang
Revisi UU Hak Cipta...
Revisi UU Hak Cipta Dikhawatirkan Bebani UMKM hingga Startup
Libur 1 Muharram, Harga...
Libur 1 Muharram, Harga Emas Antam Stagnan di Rp2,7 Juta per Gram
Sambut Kabar Damai AS-Iran,...
Sambut Kabar Damai AS-Iran, Harga Bitcoin Melesat Tembus USD65.900
Kapal Tanker India Lintasi...
Kapal Tanker India Lintasi Selat Hormuz, Tandai Pulihnya Jalur Strategis usai Kesepakatan Damai AS-Iran
Ini Prinsip Dasar Manajemen...
Ini Prinsip Dasar Manajemen Risiko yang Wajib Dipahami Setiap Trader Forex
Infografis
Spesifikasi dan Daya...
Spesifikasi dan Daya Tempur Kapal Induk Pertama Indonesia Giuseppe Garibaldi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved