Sudah Uzur dan Tak Hasilkan Cuan, Garuda Bakal Jual Pesawat Airbus A330?
Jum'at, 10 Februari 2023 - 13:28 WIB
loading...
A
A
A
Saat ini meskipun jumlah pesawat Garuda terbatas, perseroan belum berminat membeli pesawat baru. Ade menyebut beberapa alasan yang mendasari manajemen tidak berminat membeli atau memiliki armada pesawat secara mandiri
Pertama, biaya perawatan yang tinggi alias mahal. Menurut dia, semakin lama biaya perawatan pesawat semakin mahal. Hal itu yang mengharuskan manajemen mengeluarkan anggaran yang cukup besar. "Pesawat itu biaya maintenance-nya makin lama makin mahal. Jadi untuk memiliki itu, kita terus ongkosin, mahal," tukasnya.
Baca juga: Layani Jamaah Haji, Garuda Indonesia Akan Sewa 2 Pesawat Boeing 777
Kedua, perubahan teknologi yang digunakan di dalam pesawat. Ade menilai penyesuaian secara cepat atas perubahan teknologi pesawat, manakala Garuda Indonesia hanya menyewa dalam jangka waktu tertentu saja.
Pasalnya, semakin baru sebuah pesawat, maka teknologi yang digunakan juga semakin baru. Hal ini diyakini berdampak efisien terhadap bisnis perusahaan. "Jadi pertimbangan teknologinya makin baru, makin efisien," pungkasnya.
Pertama, biaya perawatan yang tinggi alias mahal. Menurut dia, semakin lama biaya perawatan pesawat semakin mahal. Hal itu yang mengharuskan manajemen mengeluarkan anggaran yang cukup besar. "Pesawat itu biaya maintenance-nya makin lama makin mahal. Jadi untuk memiliki itu, kita terus ongkosin, mahal," tukasnya.
Baca juga: Layani Jamaah Haji, Garuda Indonesia Akan Sewa 2 Pesawat Boeing 777
Kedua, perubahan teknologi yang digunakan di dalam pesawat. Ade menilai penyesuaian secara cepat atas perubahan teknologi pesawat, manakala Garuda Indonesia hanya menyewa dalam jangka waktu tertentu saja.
Pasalnya, semakin baru sebuah pesawat, maka teknologi yang digunakan juga semakin baru. Hal ini diyakini berdampak efisien terhadap bisnis perusahaan. "Jadi pertimbangan teknologinya makin baru, makin efisien," pungkasnya.
(ind)
Lihat Juga :