IHSG Masih Kesulitan Tembus 6.968, Sektor Teknologi Jadi Pemberat
Minggu, 12 Februari 2023 - 11:27 WIB
loading...
A
A
A
Baca Juga: Catatan Bursa Sepekan, IHSG Melemah 0,45% hingga 6 Emiten Pendatang Baru
Laju suku bunga di Amerika Serikat masih menjadi katalis pemberat mengingat bunga yang menarik di 'negeri orang' mengancam foreign capital inflow di Indonesia. Konsensus pasar yang sebelumnya memproyeksikan Fed funds rate akan berhenti di 5%, kini berubah menjadi 6%.
Di tingkat global, pasar akan menyambut rilis inflasi Amerika Serikat yang diprediksi kembali menguat karena pasar tenaga kerja yang masih solid. Sedangkan di dalam negeri, investor akan fokus terhadap neraca perdagangan dan keputusan suku bunga Bank Indonesia.
"Kami melihat IHSG akan bergerak sideways cenderung melemah dengan resistance di level 6.980 dan level support 6.820," kata Financial Expert PT Ajaib Sekuritas, Chisty Maryani dalam riset yang diterima MNC Portal Indonesia.
Laju suku bunga di Amerika Serikat masih menjadi katalis pemberat mengingat bunga yang menarik di 'negeri orang' mengancam foreign capital inflow di Indonesia. Konsensus pasar yang sebelumnya memproyeksikan Fed funds rate akan berhenti di 5%, kini berubah menjadi 6%.
Di tingkat global, pasar akan menyambut rilis inflasi Amerika Serikat yang diprediksi kembali menguat karena pasar tenaga kerja yang masih solid. Sedangkan di dalam negeri, investor akan fokus terhadap neraca perdagangan dan keputusan suku bunga Bank Indonesia.
"Kami melihat IHSG akan bergerak sideways cenderung melemah dengan resistance di level 6.980 dan level support 6.820," kata Financial Expert PT Ajaib Sekuritas, Chisty Maryani dalam riset yang diterima MNC Portal Indonesia.
(akr)
Lihat Juga :