Pantau Stok dan Harga Pangan Jelang Ramadhan, Kementan Terjunkan Tim Khusus

Minggu, 12 Februari 2023 - 19:16 WIB
loading...
Pantau Stok dan Harga...
Memastikan stok kebutuhan pangan di daerah cukup terpenuhi menjelang Ramadhan tahun ini, Kementan akan menerjunkan tim khusus. Foto/Dok
A A A
PALEMBANG - Kementerian Pertanian (Kementan) memastikan stok kebutuhan pangan di daerah cukup terpenuhi menjelang Ramadhan tahun ini. Menteri Pertanian (Mentan), Syahrul Yasin Limpo telah menginstruksikan agar jajarannya di seluruh provinsi dan kabupaten/kota agar mengecek langsung ketersediaan bahan pangan di pasar. Langkah itu, sesuai instruksi Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Baca Juga: Kecuali Minyakita, Stok Sembako di Kota Bandung Aman untuk 3 Bulan

Kementan pun akan menerjunkan tim khusus untuk memastikan harga pangan pokok dan ketersediaan stok jelang Ramadhan 2023 tetap aman. Syahrul juga mengajak semua pihak menjaga pasokan dan harga pangan jelang hari besar keagamaan tahun ini.

"Tugas Kementan menjaga ketersediaan. Untuk itu saya instruksikan, semua jajaran Kementan dan yang terkait untuk mempersiapkan ketersediaan pangan," ujar Syahrul, Minggu (12/2/2023).

Kementan melalui Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumberdaya Manusia Pertanian (BPPSDMP) sudah melakukan peninjauan harga dan pasokan sejumlah komoditas di beberapa daerah, salah satunya Sumatera Selatan (Sumsel).

Peninjauan itu berlangsung pada Minggu (12/2/2023) di Pasar Alang Alang Lebar, Palembang. Adapun pengawalan ini dilakukan terhadap 12 bahan pangan pokok termasuk beras, jagung, kedelai, bawang merah, bawang putih, cabai merah keriting, cabai rawit merah, daging sapi, daging ayam ras, telur ayam ras, gula, dan minyak goreng.

Baca Juga: Airlangga Sebut Stok Pangan Aman dengan Harga Terjangkau

Kepala Pusat Pendidikan Pertanian, Idha Widi Arsanti menyebut, sejauh ini harga dan ketersediaan terbilang aman, meski ada sedikit perbedaan harga dari satu kios dengan kios lainnya.

"Alhamdulillah kondisinya aman, baik dari aspek harga maupun ketersediaannya, tadi kami melihat beberapa pedagang, ada sedikit perbedaan harga," kata Santi.

Menurut dia, perbedaan ini dipengaruhi oleh sejumlah faktor seperti ketersediaan barang, kondisi barang serta kondisi kios pedagang dan faktor lainnya.

Dia merinci, harga cabai rawit merah ada di angka Rp 46.000 per kilogram (kg), cabai merah Rp 36.000 per kg, dan cabai keriting Rp 40.000 per kg. Sedangkan harga bawang merah yaitu Rp 40.000 per kg, dan bawang putih Rp 25.000 per kg.

Berikutnya, untuk daging ayam ras ada di harga Rp 30.000 sekilonya, dan harga daging sapi Rp 140.000 per kg. Lalu untuk beras, dilaporkan mengalami kenaikan dibanding momentum Idul Adha dan Nataru tahun lalu.

Kini harganya Rp 11.000 per kg untuk varian beras medium, dan Rp 13.000 per kg untuk beras premium.

"Terkait yang perlu diperhatikan adalah ketersediaan dan harga beras, ada pedagang menyampaikan kenaikan beras dari Idul Adha 2022 ke Nataru, sehingga ini cukup menjadi perhatian, semoga menjadi kembali ke sedia kala," ujar Santi.

Berikutnya, untuk telur per Februari 2023 ada di harga Rp 25.000 per kg, minyak curah Rp 15.000 per kg, gula curah Rp 14.000 per kg, terigu curah Rp 12.000 per kg, jagung Rp 20.000 per kg, dan kedelai impor Rp 15.000 per kg.

"Secara umum harga 12 kebutuhan pangan pokok aman. Bahkan setelah Nataru terjadi penurunan. Tentu saja kita semua berharap nantinya ketika akan menghadapi puasa kemudian juga lebaran, biasanya sih memang ada kenaikan tapi kenaikannya diharapkan tidak terlalu tinggi," pungkasnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rupiah Keok Lawan Dolar...
Rupiah Keok Lawan Dolar AS, Hari Ini Berakhir Sentuh Rp17.839
Ekonomi Singapura Melesat...
Ekonomi Singapura Melesat 6% Berkat Demam AI, Mengapa Masih Kirim Sinyal Bahaya?
Bahan Pangan Masih Impor,...
Bahan Pangan Masih Impor, Siap-siap Hadapi Lonjakan Harga Imbas Rupiah Loyo
Krisis Bahan Baku Plastik,...
Krisis Bahan Baku Plastik, Pemerintah Jajaki Impor Kemasan dari Malaysia hingga Rusia
Dalih Iran Soal Penutupan...
Dalih Iran Soal Penutupan Ketat di Selat Hormuz, Stabilitas Harga Energi Masih Jauh
Rupiah Masih Rapuh,...
Rupiah Masih Rapuh, Hari Ini Sentuh Level Rp17.104 per USD
Ditjen Hortikultura...
Ditjen Hortikultura dan Ewindo Perluas Peran Masyarakat Kota dalam Ketahanan Pangan
Dukung Swasembada Pangan,...
Dukung Swasembada Pangan, BRIN Jadi Dapur Riset Sinergi dengan Kementan dan Kemdiktisaintek
Pengamat Ekonomi : Kenaikan...
Pengamat Ekonomi : Kenaikan Harga Pangan Masih Wajar di Bulan Ramadan 2026
Rekomendasi
Situ Rompong Tangsel...
Situ Rompong Tangsel Menyusut Tinggal 1,7 Hektare, Warga Duga Ada Maladminsitrasi
Iran Tegaskan Pengelolaan...
Iran Tegaskan Pengelolaan Selat Hormuz akan Disepakati Melalui Dialog Regional
Trump Marah, Tuding...
Trump Marah, Tuding Iran Bocorkan Detail Kesepakatan Damai
Berita Terkini
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan...
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan China, Ekspor Minyak Iran Merosot 80%
SIG Resmikan Fasilitas...
SIG Resmikan Fasilitas Ekspor Tuban, Bidik 450.000 Ton Semen ke AS
Penguatan IHSG dan Rupiah...
Penguatan IHSG dan Rupiah Berlanjut, Pasar Respons Positif Kepastian Posisi Menkeu
Perdana, Danantara Terbitkan...
Perdana, Danantara Terbitkan Obligasi Global Senilai USD1,5 Miliar
Sucofindo Gelar ENSIA...
Sucofindo Gelar ENSIA 2026, Dorong Inovasi Berkelanjutan
Kajian 13 Proyek Hilirisasi...
Kajian 13 Proyek Hilirisasi Rampung Juli, Nilainya Ditaksir Capai Rp239 Triliun
Infografis
Israel Balas Serang...
Israel Balas Serang Iran, Harga Emas dan Minyak Dunia Meroket
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved