Airlangga Sebut Stok Pangan Aman dengan Harga Terjangkau
Minggu, 25 Desember 2022 - 12:26 WIB
loading...
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto. FOTO/dok.Istimewa
A
A
A
JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto memastikan stok pangan tersedian dengan harga terjangkau menghadapi natal dan tahun baru (nataru). Hal itu disampaikan saat meninjau di Pusat Pasar Kota Medan.
"Tinjauan pasar ini melihat kesiapan nataru. Dari persiapan yang ada, harga semuanya stabil, beras dan minyak goreng juga tersedia,” kata Airlangga melalui pernyataannya, Minggu (25/12/2022).
Baca Juga: Mengejutkan, Inflasi Jepang Cetak Rekor Tertinggi dalam 41 Tahun Terakhir
Pada kesempatan itu juga dilakukan penyerahan Kredit Usaha Rakyat (KUR) secara simbolis kepada pedagang dengan total nilai Rp900 juta. Plafon KUR di kisaran Rp50 juta – Rp500 juta dari beberapa penyalur KUR seperti BRI, BNI, Bank Mandiri, BSI, dan Bank Sumut. Kegiatan ini dilaksanakan untuk mendorong UMKM dalam mendapatkan pembiayaan yang mudah dan terjangkau.
Hingga 19 Desember 2022, realisasi penyaluran KUR nasional sudah mencapai 94,37% atau Rp352,18 triliun dari target 2022 dan telah diberikan kepada 7,34 juta debitur. Penyaluran KUR sektor produksi mencapai 56,5% dan sektor non produksi perdagangan mencapai 43,5%.
"Tinjauan pasar ini melihat kesiapan nataru. Dari persiapan yang ada, harga semuanya stabil, beras dan minyak goreng juga tersedia,” kata Airlangga melalui pernyataannya, Minggu (25/12/2022).
Baca Juga: Mengejutkan, Inflasi Jepang Cetak Rekor Tertinggi dalam 41 Tahun Terakhir
Pada kesempatan itu juga dilakukan penyerahan Kredit Usaha Rakyat (KUR) secara simbolis kepada pedagang dengan total nilai Rp900 juta. Plafon KUR di kisaran Rp50 juta – Rp500 juta dari beberapa penyalur KUR seperti BRI, BNI, Bank Mandiri, BSI, dan Bank Sumut. Kegiatan ini dilaksanakan untuk mendorong UMKM dalam mendapatkan pembiayaan yang mudah dan terjangkau.
Hingga 19 Desember 2022, realisasi penyaluran KUR nasional sudah mencapai 94,37% atau Rp352,18 triliun dari target 2022 dan telah diberikan kepada 7,34 juta debitur. Penyaluran KUR sektor produksi mencapai 56,5% dan sektor non produksi perdagangan mencapai 43,5%.
Lihat Juga :