Setelah Mati Suri Selama Satu Dekade, PIM Kini Siap Dukung Kebutuhan Pupuk NPK Indonesia

Rabu, 15 Februari 2023 - 20:18 WIB
loading...
Setelah Mati Suri Selama...
Pabrik Pupuk Iskandar Muda 1 akhirnya beroperasi kembali. Foto/Ist
A A A
JAKARTA - Pabrik Pupuk Iskandar Muda (PIM) 1 yang sudah mati selama satu dekade sejak 2012 berhasil dihidupkan kembali oleh PT Pupuk Indonesia (persero). Direktur Utama Pupuk Indonesia Bakir Pasaman mengatakan, pengoperasian kembali pabrik PIM 1 diumumkan pada saat proses peresmian pengoperasian pabrik oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Menteri BUMN Erick Thohir pada Jumat pekan lalu (10/2/2023) di Lhokseumawe, Aceh.

Baca juga: Komitmen Menjaga Penyaluran Pupuk Subsidi Tepat Sasaran

“Kami sangat berterima kasih atas upaya pemerintah, dalam hal ini Menteri BUMN Erick Thohir yang intens berkomunikasi dengan Kementerian ESDM, SKK Migas, dan pihak terkait sehingga PIM 1 beroperasi kembali dan mendapat suplai gas,” ungkap Bakir dikutip, Rabu (15/2/2023).

Dengan beroperasinya pabrik PIM 1, dikatakan Bakir, kapasitas produksi urea terpasang Pupuk Indonesia Grup pun bertambah sekitar 570.000 ton per tahun. PIM 1 turut melengkapi pabrik PIM 2 yang juga berkapasitas 570.000 ton per tahun. Dengan demikian, total produksi pupuk urea pada PIM 1 dan PIM 2 mencapai 1,14 juta ton per tahun. Pupuk Indonesia juga menambah kapasitas produksi pupuk jenis NPK melalui pengoperasian pabrik NPK PIM yang berkapasitas 500.000 ton per tahun.

Keberadaan pabrik NPK PIM yang baru secara langsung menambah kemampuan negara dalam memenuhi kebutuhan NPK nasional menjadi sekitar 3,7 juta ton dari total kebutuhan yang diperkirakan mencapai 13,5 juta ton per tahun, yang sebagian besar dipenuhi oleh produsen pupuk swasta dan produk impor.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
BUMN Mulai Pangkas Anak...
BUMN Mulai Pangkas Anak Usaha, dari Pupuk Indonesia sampai PLN
Rupiah Keok Lawan Dolar...
Rupiah Keok Lawan Dolar AS, Hari Ini Berakhir Sentuh Rp17.839
Ekonomi Singapura Melesat...
Ekonomi Singapura Melesat 6% Berkat Demam AI, Mengapa Masih Kirim Sinyal Bahaya?
Operasikan Command Center,...
Operasikan Command Center, Pupuk Indonesia Perkuat Pengawasan Pupuk Subsidi
Indonesia Ekspor Pupuk...
Indonesia Ekspor Pupuk Urea ke Australia, Total Nilainya Tembus Rp7 Triliun
Dalih Iran Soal Penutupan...
Dalih Iran Soal Penutupan Ketat di Selat Hormuz, Stabilitas Harga Energi Masih Jauh
Prabowo Panggil John...
Prabowo Panggil John Herdman ke Hambalang, Bahas Roadmap Timnas Indonesia Menuju Piala Dunia 2030
FAO Peringatkan Penutupan...
FAO Peringatkan Penutupan Selat Hormuz Bisa Picu Krisis Harga Pangan Global dalam Setahun
Krisis Pupuk Akibat...
Krisis Pupuk Akibat Perang Iran, Uni Eropa Andalkan Kotoran Sapi
Rekomendasi
Kemendikdasmen Terapkan...
Kemendikdasmen Terapkan MPLS Ramah 2026, Murid Baru Disambut Tanpa Perpeloncoan
Amalan Hari Asyura 10...
Amalan Hari Asyura 10 Muharram: Puasa Asyura, Sedekah, dan Meluaskan Rezeki Keluarga
Siapa Bagher Ghalibaf?...
Siapa Bagher Ghalibaf? Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Menundukkan AS
Berita Terkini
Sinyal Penarikan Dana...
Sinyal Penarikan Dana SAL dari Himbara Mencuat, Begini Pesan OJK
Dasco: InsyaAllah Pemadaman...
Dasco: InsyaAllah Pemadaman Listrik Tak Terjadi Lagi Pekan Ini
Wamenhub Sebut Potensi...
Wamenhub Sebut Potensi Penerimaan Negara Lewat PT DSI Bisa Tembus Rp2.671 Triliun
Pegadaian Gelar Khitanan...
Pegadaian Gelar Khitanan Massal 2026, Langkah Riil Peduli Sesama Berbasis ESG
IHSG Siang Anjlok 1,29%...
IHSG Siang Anjlok 1,29% ke 6.037, Sektor Keuangan dan Energi Jadi Pemberat
Komut Pertamina Mochamad...
Komut Pertamina Mochamad Iriawan: Investasi Terbaik Bangsa pada Manusia
Infografis
Mahmoud Abbas Siap Ambil...
Mahmoud Abbas Siap Ambil Alih Gaza setelah Gencatan Senjata
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved