Dubes Korsel Anggap Jawa Tengah Provinsi Penting untuk Investasi

Rabu, 15 Februari 2023 - 09:30 WIB
loading...
Dubes Korsel Anggap...
Dubes Korsel untuk Indonesia Lee Sang Deok bertemu Gubernur Jateng Ganjar Pranowo di Puri Gedeh, Kota Semarang, Jateng, Selasa (14/2/2023). FOTO/dok.Istimewa
A A A
SEMARANG - Duta Besar Korea Selatan (Dubes Korsel) untuk Indonesia Lee Sang Deok menganggap Provinsi Jawa Tengah (Jateng) adalah daerah yang penting untuk investasi dan diplomasi. Hal itu disampaikannya saat bertandang ke rumah dinas Gubernur Jateng Ganjar Pranowo .

"Mengingat tahun ini kedua negara memperingati 50 tahun hubungan diplomatik, saya melihat Jawa Tengah adalah salah satu provinsi yang sangat penting untuk memajukan hubungan kedua negara," katanya di Puri Gedeh, Kota Semarang, Jateng, Selasa (14/2/2023).

Baca Juga: Kantongi Rp26,82 Triliun, Ganjar Intens Tawarkan Peluang Investasi di Jateng

Lee mengatakan, saat ini Korsel melalui perusahaan kaca terbesar di Asia Tenggara, PT KCC Glass, tertarik berinvestasi di Kawasan Industri Batang (KIB) untuk membangun proyek jetty infrastructure. Proyek tersebut sudah berjalan 50 persen yang terdiri dari dua bangunan pabrik.

"Setelah mereka sukses menjalankan pabrik pertama, akan melanjutkan terus untuk pabrik kedua dan ketiga dan ini akan menciptakan lapangan pekerjaan yang sangat banyak untuk Jawa Tengah dan selain itu juga akan menjadi acuan yang sangat bagus untuk menarik lebih banyak investor dari Korea Selatan," kata dia.

Lebih lanjut, Lee mengundang Ganjar ke Korsel untuk memperkuat hubungan diplomatik antara Indonesia-Korsel, khususnya Provinsi Jateng. Menurut Lee, Ganjar adalah sosok pemimpin penting untuk mendorong kemajuan dua negara.

"Pak Gubernur adalah seorang pejabat tinggi yang sangat penting dan juga akan berperan penting dalam politik Indonesia, sehingga kunjungan ke Korea Selatan akan memberikan peluang yang lebih besar untuk memajukan hubungan kerja samanya dengan Korea Selatan," kata Lee.

Sementara itu, Ganjar menyebut kerjasama yang terjalin antara Jateng dan Korsel selama ini sangat bagus. Bahkan, Ganjar menyebut Korsel adalah investor terbesar ke-2 setelah Jepang yang mempercayakan Jateng sebagai daerah investasi.

"Tentu saja tadi banyak perusahaan yang masuk dan kami mendapatkan informasi yang bagus ketika di luar PT KCC, kayak LG masuk, itu artinya menurut beliau momentum yang bagus karena pasti industri turunannya akan ikut," kata Ganjar.

Ganjar pun merasa tersanjung atas undangan yang diberikan oleh Lee. Ganjar mengatakan, penawaran kunjunfan tersebut sangat pemting untuk membangun potensi kerja sama di antara dua negara.

"Makanya tadi mereka menawarkan kunjungan ke sana (Korea Selatan) untuk melihat beberapa tempat yang penting untuk kerja sama ke depan yang lebih menguntungkan kedua belah negara," pungkas Ganjar.

Baca Juga: Tarik Minat Investor, Ganjar Tawarkan Investasi Mudah Murah Tanpa Pungli

Di bawah kepemimpinan Ganjar, investasi Provinsi Jateng berkembang pesat. Di 2022 kemarin tercatat dari Triwulan I hingga IIII, Penanaman Modal Asing (PMA) mencapai Rp26,82 triliun, dan Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) Rp18,17 triliun, dengan total Rp44,99 triliun. Hal tersebut dibarengi dengan jumlah 14.704 proyek dan serapan pekerja hingga 170.757 orang.

(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bukan Utang, Purbaya...
Bukan Utang, Purbaya Tegaskan Pendanaan AIIB Rp303 Triliun Murni Investasi
Emas Now Tawarkan Investasi...
Emas Now Tawarkan Investasi Logam Mulia Lebih Inklusif
Tips MotionTrade: Waspada...
Tips MotionTrade: Waspada Janji Keuntungan Tinggi Tanpa Risiko, Intip Ciri Umum Investasi Ilegal
PENAS XVII 2026 Jadi...
PENAS XVII 2026 Jadi Magnet Investasi Agribisnis, KTNA dan FERACO Perkuat Kolaborasi Industri dan Teknologi Pangan Nasional
Ekonom Soroti Data Positif...
Ekonom Soroti Data Positif Fiskal dan Investasi, Narasi Sell Indonesia Dinilai Keliru
Tips MotionTrade: Jangan...
Tips MotionTrade: Jangan Tertipu, Waspadai Contoh Modus Investasi Ilegal Ini
Presiden Korea Selatan...
Presiden Korea Selatan Bingung Taegeuk Warriors Tersingkir di Piala Dunia 2026
Pembangkang China Ini...
Pembangkang China Ini Kabur ke Korea Selatan dengan Perahu Karet, Sekarang Muncul di Kanada
Jet Tempur China dan...
Jet Tempur China dan Rusia Kompak Masuk ke Zona Pertahanan Udara Korsel
Rekomendasi
Awkarin Penuhi Panggilan...
Awkarin Penuhi Panggilan Polisi, Diperiksa Terkait Kasus Dugaan Penipuan Umrah Hanania Travel
Pramono Bakal Bangun...
Pramono Bakal Bangun 11 Rusun Baru Pakai APBD, Ini Lokasinya
Jelang Tahun Ajaran...
Jelang Tahun Ajaran Baru, Orang Tua Utamakan Sepatu Sekolah yang Nyaman dan Awet
Berita Terkini
Lindungi Bursa Saham...
Lindungi Bursa Saham dari Ancaman Siber, ADIGSI Gandeng APEI
Tak Sekadar Nyaman,...
Tak Sekadar Nyaman, Hunian Masa Depan Kini Mengandalkan Energi Hijau
Pajak JHT Diminta Hapus,...
Pajak JHT Diminta Hapus, Begini Janji Menkeu Purbaya
Program CID Pertamina...
Program CID Pertamina Patra Niaga Ubah Tantangan Lokal Jadi Peluang Usaha
SIG Berdayakan UMKM...
SIG Berdayakan UMKM Berbasis Potensi Lokal di Tuban
Keamanan Aset Kripto...
Keamanan Aset Kripto Bukan Hanya soal Teknologi, tetapi Kesadaran Pengguna
Infografis
Rusia: UNICEF Anggap...
Rusia: UNICEF Anggap Anak Gaza Kurang Penting Dibanding Anak Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved