Ada Saham Publik, Dana Talangan Garuda dan Krakatau Steel Lewat Skema MCB

Rabu, 15 Juli 2020 - 21:53 WIB
loading...
Ada Saham Publik, Dana...
Komisi VI DPR menyepakati usulan skema Mandatory Convertible Bond (MCB) atau obligasi wajib konversi untuk dana talangan PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk dan PT Krakatau Steel (Persero) Tbk. Foto/Ilustrasi
A A A
JAKARTA - Komisi VI DPR menyepakati usulan skema Mandatory Convertible Bond (MCB) atau obligasi wajib konversi untuk dana talangan PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk dan PT Krakatau Steel (Persero) Tbk. Di mana masing-masing perseroan plat merah mengajukan dana talangan sebesar Rp8,5 triliun dan Rp 3 triliun dalam skema tersebut.

Wakil Ketua Komisi VI DPR Aria Bima mengatakan, usulan skema MCB untuk dana talangan diterima mengingat ada kepemilikan saham publik (tbk) di kedua emiten plat merah tersebut. Dengan begitu, pemerintah akan memberikan pinjaman dana dalam bentuk obligasi wajib konversi.

“Dari masukan, maka pengajuan Garuda Indonesia dan Krakatau Steel menggunakan skema mandatory convertible bond disepakati,” Aria Bima dalam rapat bersama Kementerian BUMN, Jakarta, Rabu (15/6/2020).

(Baca Juga: Ajukan Dana Talangan Rp8,5 Triliun, Garuda Indonesia Ingin Berbentuk Obligasi )

Sementara itu, Menteri BUMN Erick Thohir menegaskan bahwa dana talangan yang akan diberikan pemerintah kepada dua emiten plat merah itu akan digunakan sebagai biaya operasional atau mendukung kinerja perusahaan. “Untuk dua (perusahaan) yang sudah menjadi perusahaan terbuka, jalan tengahnya lewat mandatory convertible bond,” ujar Erick.

Sebelumnya, Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra mengatakan, untuk memastikan manajemen Garuda Indonesia melakukan upaya dan langkah dalam semaksimal kelangsungan perusahaan akibat keterpurukan keuangan, maka dana talangan yang diajukan menggunakan skema MCB.

(Baca Juga: 100% Milik Negara, Tiga BUMN Tak Jadi Dapat Dana Talangan Diganti PMN )

Melalui pinjaman tersebut, lanjut Irfan, pihaknya mengajukan tenor selama tiga tahun. Sebab, pihaknya perlu melakukan pembenahan keuangan maskapai penerbangan tersebut.

“Penting buat manajemen memastikan kami punya cost structure dan fundamental revenue yang kuat kedepannya dan memastikan perusahaan ini bisa bersaing dan menghasilkan laba yang memadai,” kata Irfan saat RDP dengan Komisi VI, Selasa (14/7).
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ini Jenis Produk Sawit...
Ini Jenis Produk Sawit dan Batu Bara yang Ekspornya Diatur Lewat PT DSI
Perdana, Danantara Terbitkan...
Perdana, Danantara Terbitkan Obligasi Global Senilai USD1,5 Miliar
Pertamina Pangkas 124...
Pertamina Pangkas 124 Anak Usaha, Ada yang di Merger hingga Likuidasi
Antam Tebar Dividen...
Antam Tebar Dividen Jumbo Rp5,04 Triliun, 70% dari Laba Bersih di 2025
Merger BUMN Karya Mundur...
Merger BUMN Karya Mundur ke Kuartal IV-2026, BP BUMN Ungkap Alasannya
Heboh Kabar Direksi...
Heboh Kabar Direksi PLN Dirombak, Bos BP BUMN Buka Suara
Chatib Basri di Ajang...
Chatib Basri di Ajang Perang Ideologi Ekonomi
Alasan Utama Maskapai...
Alasan Utama Maskapai BUMN Ini Migrasi ke SAP Cloud ERP Private
Didukung Danantara,...
Didukung Danantara, PaDi UMKM Perkuat Ekosistem Pengadaan Digital BUMN dan UMKM
Rekomendasi
Sebaik-baikya Puasa...
Sebaik-baikya Puasa Setelah Ramadan, Ternyata Puasa Muharram!
BMKG Catat 612 Gempa...
BMKG Catat 612 Gempa Susulan Guncang Sulteng usai Gempa Besar M6,7
PB PMII Serukan Persatuan...
PB PMII Serukan Persatuan Nasional, Kembalikan Intelektualitas Jadi Navigasi Gerakan
Berita Terkini
Maskapai China Spring...
Maskapai China Spring Airlines Resmi Mengudara di Indonesia, Buka Rute Seminggu 3 Kali
Indo Livestock 2026...
Indo Livestock 2026 Satukan Pelaku Industri dari 30 Negara, Perkuat Daya Saing Industri Peternakan RI
Indonesia-Australia...
Indonesia-Australia Kolaborasi Cetak Tenaga Ahli Butchery dan Food Safety
Strategi Moneter Dikritik...
Strategi Moneter Dikritik Banggar DPR, Begini Penjelasan BI Soal Menjaga Rupiah
Ancam Ritel dan Perbankan,...
Ancam Ritel dan Perbankan, Penipuan 'Gift Card' Digital Kian Sulit Terdeteksi
Bangun BRT Metropolitan...
Bangun BRT Metropolitan Cekungan Bandung, Brantas Abipraya Dukung Transformasi Transportasi
Infografis
4 Tim Lolos Perempat...
4 Tim Lolos Perempat Final Euro 2024, Ada Jerman dan Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved