Indonesia Dorong Ekspor Produk Kayu ke Amerika Serikat
Kamis, 16 Februari 2023 - 22:51 WIB
loading...
A
A
A
“Dalam beberapa tahun ke depan permintaan produk furnitur diproyeksi akan terus meningkat seiring perubahan selera pada produk yang sesuai dengan gaya hidup yang ramah lingkungan,” katanya.
Dirjen Pengelolaan Hutan Lestari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Agus Justianto mengungkapkan, Indonesia telah menambahkan indikator yang terkait aspek kelestarian sehingga SVLK kini bertransformasi menjadi Sistem Verifikasi Legalitas dan Kelestarian (SVLK) yang memberi jaminan pada legalitas juga kelestarian produk kayu yang diekspor ke manca negara.
“Berbasis SVLK, ekspor produk kayu Indonesia tercatat mencapai USD14,51 miliar, tertinggi sepanjang sejarah dan naik 7% secara year on year (yoy) di mana tahun 2021 ekspor tercatat sebesar USD13,5 miliar,” ungkap Agus.
Agus menambahkan, AS menjadi tujuan ekspor terbesar kedua di bawah China dengan nilai mencapai USD2,23 miliar. Produk yang diminati konsumen AS adalah furnitur kayu, plywood (panel kayu), dan kertas.
Ketua Umum Apkindo Bambang Soepijanto mengungkapkan, salah satu produk yang diminati pasar AS adalah plywood tipis dengan ketebalan 2,7 mm yang dimanfaatkan untuk pembuatan mobil karavan.
Promosi
Ketua Umum FKMPI yang juga Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Hutan Indonesia (APHI) Indroyono Soesilo menyatakan Indonesia punya peluang untuk terus meningkatkan ekspor. Salah satu alasannya adalah AS mengenakan bea masuk yang tinggi kepada produk-produk asal China, yang merupakan eksportir produk kayu terbesar ke sana.
Selain itu, Indonesia juga mendapat fasilitas Generalized System of Preferences (GSP) dari AS sehingga beberapa produk kayu bebas bea masuk. “Kalau pangsa pasar kita bisa dinaikkan 100% dari saat ini sekitar USD2 miliar, baru sekitar USD4 miliar. Masih kecil jika dibandingkan dengan potensinya yang mencapai USD63 miliar,” kata Indroyono.
Dia menuturkan, promosi secara gencar dan bersama-sama perlu dilakukan agar konsumen di AS bisa semakin menerima produk kayu Indonesia. Indroyono juga sepakat soal perlunya membangun pusat display secara permanen di AS seperti yang diusulkan oleh HIMKI dan menyiapkan gudang (warehouse).
Dirjen Pengelolaan Hutan Lestari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Agus Justianto mengungkapkan, Indonesia telah menambahkan indikator yang terkait aspek kelestarian sehingga SVLK kini bertransformasi menjadi Sistem Verifikasi Legalitas dan Kelestarian (SVLK) yang memberi jaminan pada legalitas juga kelestarian produk kayu yang diekspor ke manca negara.
“Berbasis SVLK, ekspor produk kayu Indonesia tercatat mencapai USD14,51 miliar, tertinggi sepanjang sejarah dan naik 7% secara year on year (yoy) di mana tahun 2021 ekspor tercatat sebesar USD13,5 miliar,” ungkap Agus.
Agus menambahkan, AS menjadi tujuan ekspor terbesar kedua di bawah China dengan nilai mencapai USD2,23 miliar. Produk yang diminati konsumen AS adalah furnitur kayu, plywood (panel kayu), dan kertas.
Ketua Umum Apkindo Bambang Soepijanto mengungkapkan, salah satu produk yang diminati pasar AS adalah plywood tipis dengan ketebalan 2,7 mm yang dimanfaatkan untuk pembuatan mobil karavan.
Promosi
Ketua Umum FKMPI yang juga Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Hutan Indonesia (APHI) Indroyono Soesilo menyatakan Indonesia punya peluang untuk terus meningkatkan ekspor. Salah satu alasannya adalah AS mengenakan bea masuk yang tinggi kepada produk-produk asal China, yang merupakan eksportir produk kayu terbesar ke sana.
Selain itu, Indonesia juga mendapat fasilitas Generalized System of Preferences (GSP) dari AS sehingga beberapa produk kayu bebas bea masuk. “Kalau pangsa pasar kita bisa dinaikkan 100% dari saat ini sekitar USD2 miliar, baru sekitar USD4 miliar. Masih kecil jika dibandingkan dengan potensinya yang mencapai USD63 miliar,” kata Indroyono.
Dia menuturkan, promosi secara gencar dan bersama-sama perlu dilakukan agar konsumen di AS bisa semakin menerima produk kayu Indonesia. Indroyono juga sepakat soal perlunya membangun pusat display secara permanen di AS seperti yang diusulkan oleh HIMKI dan menyiapkan gudang (warehouse).
Lihat Juga :